Sabtu, 16 Mei 2026

Dulce Et Utile

Ada satu novel yang menuliskan dulce et utile. Langsung googling dan mencari tahu dong. Konsep dulce et utile berasal dari pemikiran Horatius, seorang penyair Romawi kuno. Secara harfiah: dulce = menyenangkan / indah, utile = bermanfaat / berguna.

Jadi, dulce et utile berarti karya (terutama sastra atau seni) sebaiknya tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat atau pelajaran. Penjelasannya sederhana karya yang baik itu yang seperti apa? enak dinikmati (seru, menarik, indah) tapi juga harus ada ada isinya (mengandung pesan moral, ilmu, atau nilai kehidupan).

Contoh, cerita anak yang lucu tapi mengajarkan kejujuran. Film yang seru tapi mengandung pesan tentang persahabatan. Puisi indah yang menyampaikan makna kehidupan. Intinya karya yang baik adalah karya yang menghibur sekaligus mendidik. Kalau hanya lucu tapi tidak bermakna artinya kurang “utile”. Kalau hanya serius tapi membosankan kurang “dulce”. 

Contoh satu lagi :

Malam itu tenang. Angin berhembus pelan di sekitar sumur tua yang menghubungkan dua zaman.
Kagome duduk di tepinya, menatap langit penuh bintang.
“Sha...” gumamnya pelan. Kagome memanggil Inuyasha, karena kalo manggilnya inu, artinya jadi njing! Doh. 
Tiba-tiba, terdengar suara langkah ringan di belakangnya.
“Kau di sini rupanya.”
Kagome menoleh. Inuyasha berdiri dengan wajah biasa tapi matanya menyimpan sesuatu yang berbeda malam itu. Bukan bintitan ya. Ini cerita romantis lho, masa iya tokoh utamanya bintitan.
“Kau kenapa sendirian?” tanya Inuyasha.
Kagome terbahak-bahak tersenyum tipis. “Aku cuma berpikir… tentang kita. Tentang dua dunia yang berbeda.”
Inuyasha mendengus pelan, lalu duduk di sampingnya. “Kalau itu masalahnya, tinggal pilih saja. Kau mau di mana.”
Kagome menatapnya dengan mata bintitnya. “Tidak sesederhana itu. Di sana ada keluargaku… tapi di sini, ada kamu.”
Hening sejenak.
Untuk pertama kalinya, Inuyasha terlihat ragu. Ia menggenggam tangan Kagome, canggung, tapi hangat. Kayaknya kagome kolesterol nggak sih, masa malam-malam, angin berhembus tapi tangannya hangat?
“Kalau kau pergi… aku tetap di sini. Tapi…” ia menunduk kemudian meneruskan kembali. “…aku tidak akan berhenti menunggumu.”
Kagome terdiam. Hatinya bergetar. Kakinya juga bergetar, karena dia pakai rok pendek kan? “Kenapa?” bisiknya.
Inuyasha menghela napas, lalu berkata pelan, “Karena kau… rumahku.”
Air mata Kagome jatuh tanpa suara (iyalah tanpa suara, kalo bersuara namanya banjir bandang). Ia menggenggam tangan Inuyasha lebih erat. “Mungkin aku tidak bisa selalu ada di satu dunia…” kata Kagome, “tapi aku akan selalu memilih untuk kembali padamu.”
Angin malam berhembus, membawa kehangatan yang tak terlihat.
Di antara dua dunia, mereka akhirnya mengerti satu hal, ini bukan tentang di mana kita berada, tapi tentang siapa yang selalu kita pilih untuk kembali.


Lalu dimana letak dulce et utile pada cerita diatas?
Dulce-nya: cerita ini dibuat menggunakan tokoh yang mungkin milenials pasti tahu dan bernostalgia
Utile-nya: pembaca tidak lagi merekam percintaan inuyasha dan kagome sebagai hal serius, tapi direplace menjadi cerita absurd yang membuat pembaca agak ingin "nabok" penulisnya. 

-Saya pasti pulang-
Share:

Menghilangkan Garis Merah Pada Kata-Kata di Aplikasi Ms. Word


Pernah ngetik di word kemudian bergaris merah seperti pada gambar contoh diatas? Garis merah di bawah kata-kata di Microsoft Word biasanya bukan error berbahaya. Itu tanda dari fitur spell check (pemeriksa ejaan). Penyebab utama karena Salah ejaan (typo), Misalnya: “makanann” → dianggap tidak ada di kamus. Atau bisa juga karena bahasa tidak sesuai, word pakai bahasa Inggris, tapi kamu nulis Bahasa Indonesia. Dan bisa karena kata tersebut tidak ada di kamus. Contohnya nama orang, istilah daerah, atau kata gaul. Terakhir bisa juga karena singkatan atau istilah khusus, Contoh: “IPAS”, “HOTS”, dan lain-lain. 

Bukan error tapi kok nggak enak ya kalo dibiarkan. Cara mengatasinya gimana? Simak.
1. Ganti bahasa ke Indonesia
Blok teks
Klik Review kemudian  Language kemudian Set Proofing Language
Pilih Indonesian
 
2. Tambahkan ke kamus
Kalau kata itu benar:
Klik kanan kata
Pilih Add to Dictionary

3. Matikan garis merah (opsional)
Kalau tidak mau terganggu:
File kemudian Options kemudian Proofing
Hilangkan centang:
“Check spelling as you type”

4. Tips biar rapi
Pastikan bahasa sesuai dari awal
Gunakan fitur AutoCorrect biar typo otomatis diperbaiki





-Saya pasti pulang-
Share:

Einsten : Tuhan Tidak Bermain Dadu

Ucapan “Tuhan tidak bermain dadu” adalah kalimat terkenal dari Albert Einstein untuk menyatakan ketidaksetujuannya terhadap teori fisika kuantum. Maksudnya bukan benar-benar tentang Tuhan sedang bermain dadu. Itu adalah kiasan (metafora). Einstein percaya bahwa alam semesta berjalan dengan aturan yang pasti dan teratur, bukan berdasarkan kebetulan atau acak. Menurutnya, jika kita memahami hukum alam dengan cukup baik, semua kejadian seharusnya bisa dijelaskan secara pasti.

Masalahnya, dalam Quantum Physics, para ilmuwan menemukan bahwa partikel kecil (seperti elektron) tampaknya bergerak secara probabilitas atau kemungkinan, bukan kepastian. Contohnya, kita tidak bisa tahu posisi pasti elektron secara bersamaan dengan kecepatannya hanya peluangnya saja.

Karena tidak setuju dengan gagasan bahwa alam bersifat acak, Einstein berkata “God does not play dice with the universe.” Artinya Einstein merasa Tuhan atau hukum alam tidak menciptakan dunia secara acak, melainkan dengan aturan yang pasti dan tersembunyi.

Menariknya, fisikawan lain seperti Niels Bohr membalas secara terkenal kemudian menjawa : “Einstein, stop telling God what to do.” Wkwkw. Sampai sekarang, perdebatan soal apakah alam semesta benar-benar acak atau sebenarnya punya aturan tersembunyi masih menjadi topik besar dalam fisika. Einstein ingin mengatakan bahwa menurutnya alam semesta tidak berjalan karena kebetulan, tetapi karena hukum yang teratur dan pasti.

Berikut urutan penciptaan bumi menurut tafsir Al-Qur’an (step by step) berdasarkan gabungan ayat-ayat Al-Qur’an dan penjelasan para ulama tafsir.
1. Allah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa
Awalnya Allah berkehendak menciptakan alam semesta. Penciptaan terjadi dalam enam masa, sebagaimana disebut dalam Quran (misalnya Surah Al-A’raf: 54 dan Fussilat: 9–12).
“Sesungguhnya Tuhanmu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa…”
2. Langit dan bumi dahulu dalam keadaan menyatu
Menurut Surah Al-Anbiya ayat 30, langit dan bumi disebut dahulu “rata” (menyatu/tertutup) lalu dipisahkan oleh Allah.
“…langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan keduanya…”
Sebagian mufasir menafsirkan ini sebagai awal mula penciptaan alam sebelum terbentuk seperti sekarang.

3. Allah menciptakan bumi
Dalam Surah Fussilat ayat 9 dijelaskan bahwa Allah menciptakan bumi terlebih dahulu dalam dua masa.
“Katakanlah: pantaskah kamu kafir kepada Tuhan yang menciptakan bumi dalam dua masa…”
Artinya bumi mulai dibentuk atas kehendak Allah.
4. Gunung dan keberkahan bumi ditetapkan
Setelah bumi diciptakan, Allah menjadikan gunung-gunung, keberkahan, dan menyiapkan rezeki bagi makhluk.
“Dia menciptakan padanya gunung-gunung yang kokoh… dan menentukan kadar makanan-makanan (penghuni)-nya…”Surah Fussilat ayat 10
Ini dipahami sebagai tahap penyiapan bumi agar layak dihuni.
5. Allah mengatur langit
Kemudian Allah menuju penciptaan langit yang saat itu digambarkan seperti asap (dukhan).
“Kemudian Dia menuju ke langit dan langit itu masih berupa asap…”Surah Fussilat ayat 11
Lalu Allah menyempurnakan menjadi tujuh langit.
“Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa…”Surah Fussilat ayat 12
6. Air diturunkan dan tumbuhan tumbuh
Allah menjadikan air sebagai sumber kehidupan dan menumbuhkan tanaman.
“…Kami jadikan dari air segala sesuatu yang hidup…” Surah Al-Anbiya ayat 30
Hujan, sungai, tumbuhan, buah-buahan, dan hewan menjadi bagian dari kehidupan bumi.
7. Penciptaan makhluk hidup
Allah menciptakan berbagai makhluk: hewan, tumbuhan, jin, dan malaikat sesuai kehendak-Nya.
8. Penciptaan Nabi Adam AS
Allah menciptakan Adam dari tanah sebagai manusia pertama.
“Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi.” Surah Al-Baqarah ayat 30
9. Manusia menjadi khalifah di bumi
Manusia diberi amanah untuk menjaga, mengelola, dan berbuat baik di bumi.

Dunia dan isinya dibuat tidak dalam semalam, tapi membutuhkan waktu 6 masa. Masa yang dimaksud mungkin bukan masa buatan manusia yang 24 jam? 1 bulan? 1 Tahun? Ya bukan. Tapi semuanya butuh waktu dan secara teratur akhirnya sampailah pada step dimana kita adalah manusia yang ditunjuk menjadi khalifah di muka bumi. Khalifah itu ibarat admin bumi tugasnya menjaga sistem tetap baik, bukan malah ikut bikin bug. Tugas manusia sebagai khalifah di bumi itu bukan cuma numpang makan, tidur, terus bikin drama. Kita disuruh jaga bumi, berbuat baik, bantu sesama, dan jangan bikin bumi makin berantakan kayak kamar lu kalo habis cari charger. Kocak!

Einstein percaya semesta teratur. Kita juga percaya karena di Alquran sudah jelas step by stepnya bahwa semesta ini dibuat Allah dengan teratur. Jadi kalau hidup lagi berantakan, mungkin bukan artinya Tuhan main dadu, mungkin kita yang lupa baca petunjuk, mungkin hidup lu emang mode mystery box, mungkin yang salah bukan quotes-nya Einsten tapi keputusan lu di jam 2 pagi.





-Saya pasti pulang-
Share:

Konversi Bilangan Heksadesimal ke Desimal

Ini adalah seri terakhir dari posting mengenai konversi bilangan. Akhirnya selesai. 
Konversi heksadesimal menjadi desimal itu pakai konsep pangkat 16. Tapi tenang, ada cara cepat juga. Tapi cara cepatnya silahkan belajar sendiri. Udah dibilangin saya nggak bisa cara cepat dipostingan sebelumnya. 

Nilai huruf heksadesimal
HeksaNilai
A10
B11
C12
D13
E14
F15

Cara dasar (pangkat 16), yang saya tulis dibawah nggak usah dibaca banget-banget, diskip aja langsung ke contoh soal. Ini supaya saya kelihatan pinter aja kok. Inget, "kelihatan". 
Setiap digit dikali 16^posisi (dari kanan mulai 0) 
Desimal=dn×16n+⋯+d0×160\text{Desimal} = d_n \times 16^n + \dots + d_0 \times 16^0Desimal=dn​×16n+⋯+d0​×160


Contoh 1

Heksa: 2F
Lihat tabel diatas  
2 × 16¹ = 32
F (15) × 16⁰ = 15

32 + 15 = 47
 

Contoh 2

Heksa: 1A3
1 × 16² = 256
A (10) × 16¹ = 160
3 × 16⁰ = 3

256 + 160 + 3 = 419



-Saya pasti pulang-
Share:

Konversi Bilangan Oktal ke Heksadesimal

Konversi oktal ke heksadesimal paling gampang itu lewat biner sebagai “jembatan” (ini cara favorit karena minim hitung).

Konsep inti
1 digit oktal = 3 bit biner
1 digit heksa = 4 bit biner

Jadi: oktal dijadikan biner dijadikan heksa

Langkah-langkah
Ubah setiap digit oktal jadi 3 bit biner
Gabungkan semua biner
Kelompokkan jadi 4 bit dari kanan
Ubah ke heksadesimal

Tabel penting
OktalBiner
0000
1001
2010
3011
4100
5101
6110
7111


Contoh 1

Oktal: 57
Dijadikan biner (lihat tabel)
5 = 101
7 = 111

101111 dijadikan kelompok 4 bit:
0010 1111
 
Dijadikan heksa:
0010 = 2
1111 = F

Hasil: 2F


Contoh 2

Oktal: 123
Ke biner:
1 = 001
2 = 010
3 = 011

001010011
Kelompok 4 bit:
0001 0100 11 tambah 0 jadi  0001 0100 0011
dijadikan heksa:
0001 = 1
0100 = 4
0011 = 3

Hasil: 143



-Saya pasti pulang-
Share:

Eh, Orang Ketujuhnya Mana?

Sekelompok remaja itu menghitung ulang, satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh. Lengkap. Tapi jika ditanya siapa orang ketujuh yang duduk di ujung dari urutan itu? Mungkin empat remaja diantaranya tidak akan ingat. Yang mereka ingat, photo tahunan mereka menjadi formasi yang sangat simetris dan estetik.

Sekelompok remaja itu menghitung ulang, satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh. Lengkap. Tapi jika ditanya siapa orang ketujuh yang pergi ke perpustakaan paling rajin untuk mencari bahan materi diskusi kelompok pelajaran bahasa Indonesia? Mungkin empat remaja diantaranya tidak akan ingat. Yang mereka ingat, kelompok itu dapat nilai gemilang.

Sekelompok remaja itu menghitung ulang, satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh. Lengkap. Tapi jika ditanya siapa orang ketujuh yang menyediakan rumah untuk basecamp? Mungkin empat remaja diantaranya tidak akan ingat. Yang mereka ingat, rumah itu sepi, tak pernah ada orang tua, mereka bebas membuka kulkas, menghabiskan jajanannya, tiduran dan sebagainya.

Sekelompok remaja itu menghitung ulang, satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh. Lengkap. Tapi jika ditanya siapa orang ketujuh yang pertama kali mereka cari ketika butuh pendengar? Mungkin empat remaja diantaranya tidak akan ingat. Yang mereka ingat, orang ketujuh ini selalu ada bagi siapapun yang butuh didengar. 

Orang ketujuh ini bisa membuat dirinya tidak terlihat, bahkan jika dalam keramaian. Orang ketujuh ini tak pernah menampakan emosinya. Pagi, siang, malam. Berbulan-bulan, selama tiga tahun di Sekolah Menengah Atas template mukanya sama. Bahkan ketika ditanya, "Kenapa ibumu tak pernah dirumah?". Tak ada jawaban, ia hanya tersenyum kemudian dengan tekun kembali membaca buku atau menuliskan sesuatu di buku. Tak ada yang benar-benar menunggu jawabannya. 

Orang ketujuh adalah orang yang keberadaannya seperti angka pelengkap dalam hitungan selalu ada agar formasi tampak utuh, tetapi jarang benar-benar dilihat. Orang yang hafal suara tawa teman-temannya, kebiasaan mereka saat sedih, cara mereka menyembunyikan marah, bahkan tahu siapa yang sedang pura-pura kuat, tetapi tak pernah benar-benar punya kesempatan untuk membiarkan orang lain menghafal dirinya dengan cara yang sama. 

Tidak diduga, setelah bertahun-tahun orang ketujuh itu rindu menjadi orang ketujuh yang duduk di ujung, cukup dekat untuk mendengar semuanya, tetapi cukup jauh untuk tidak terlalu diperhatikan. Aneh memang, merindukan posisi seseorang yang nyaris terlupakan. Namun mungkin karena saat menjadi orang ketujuh, orang ketujuh tidak harus menjelaskan banyak hal. Tidak ada yang benar-benar bertanya terlalu dalam, tidak ada yang memaksa membuka pintu yang selama ini kututup rapat. Kesedihan bisa disimpan rapi seperti buku-buku di rak perpustakaan, terlihat ada, tapi tak pernah disentuh.

Kini mantan orang ketujuh mulai mengerti, ternyata melelahkan juga menjadi manusia yang dianggap. Semakin dewasa, semakin banyak hal yang menuntut untuk dipikul, semakin sedikit ruang untuk sekadar duduk diam dan menjadi tidak penting, tanpa pernah bertanya apakah punya tempat pulang ketika dunia terasa terlalu ramai.

Atau mungkin, sebenarnya rindu itu bukan  rindu menjadi orang ketujuh itu, yang sebenarnya ingin dilakukan lagi adalah orang ketujuh itu juga ingin dicari, BUKAN KARENA AKU BERGUNA, tetapi karena orang ketujuh itu adalah orang ketujuh yang utuh, orang ketujuh juga ingin ditanya kabarnya lalu ditunggu jawabannya, orang ketujuh juga ingin suatu hari nanti, ketika orang menghitung satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, ada seseorang yang berhenti sejenak lalu berkata, “eh, orang ketujuhnya mana?”.



-Saya pasti pulang-
Share:

Jumat, 15 Mei 2026

Game : A Tale Of Little Berry Forest

Nama Game : A Tale Of Little Berry Forest
Harga di playstore : 10.000 rupiah ditahun 2026
Developer: LittleBerryGames
Initial release: 2018
Platforms: Android, iOS
Genre: Adventure, simulation
Art style: Hand-drawn, storybook-inspired


Saya sudah menyelesaikan semua level untuk game ini dalam 1 minggu. Apakah seru? tidak terlalu. Memang game ini dibuat bukan untuk seru-seruan, atau untuk orang yang berjiwa kompetitif yang menginginkan perangkingan dan semacamnya. Karena saya cari di google sangat jarang yang review lengkap game ini, maka saya membuar reviewnya untuk membantu player game jika stuck memainkan gam ini. 

Game ini adalah game cerita santai (healing game) yang mengikuti kehidupan dua saudara kecil di tengah hutan ajaib. Suasananya lebih mirip buku dongeng hangat daripada petualangan penuh aksi. Di sebuah hutan kecil yang tenang, dua saudara tinggal di rumah mungil dan menjalani kehidupan sederhana bersama hewan-hewan lucu di sekitar mereka. Mereka mengumpulkan buah beri, bercocok tanam, memasak makanan, dan membantu teman-teman hutan yang datang dengan berbagai kebutuhan.

Seiring cerita berjalan, pemain membuka kisah-kisah kecil tentang persahabatan, kebaikan, dan kehidupan sederhana. Tidak ada “musuh besar” atau konflik berat ceritanya fokus pada momen hangat seperti membuat makanan, menerima tamu, memperbaiki sesuatu, dan menikmati perubahan musim di hutan. Pada seri lanjutannya, suasana berkembang menjadi pengelolaan kafe kecil di hutan. Karakter-karakter datang untuk makan, berbagi cerita, dan membangun hubungan yang membuat dunia Little Berry terasa hidup dan nyaman.

Ini pas dengan pikiran seorang IT di sebuah kota yang udah tahunan bekerja yang kemudian mikir : Kalau hidup capek, pindah ke rumah kecil di hutan, masak sup hangat, lalu ngobrol dengan kelinci sambil dengar suara hujan. Duh, 98% manusia yang kenal IT yang namanya disamarkan itu akan bilang, TIDAK MUNGKIN IT itu akan bisa bertahan hidup disitu lebih dari 3 hari! Siapakah IT tersebut? wkwkw.

Makanya banyak orang suka game ini karena terasa adem, cozy, dan menenangkan, bukan bikin stres seperti game kompetitif. Dalam game ini lebih baik kalian jangan berfikir untuk menyelesaikannya cepat-cepat. Pokoknya buka kalo kamu sempat saja, kemudian sambil rebahan santai. Dan lakukan mengobrol dengan karakter, menyelesaikan permintaan (request), membuat makanan tertentu, membuka area atau fasilitas baru.

Karena Little Berry Forest termasuk game indie kecil, chapter resminya tidak ditampilkan jelas seperti RPG besar. Jadi pemain biasanya mengikuti alur progres cerita (story progression), bukan nomor chapter formal. Aku rangkum urutan progres biar tidak nyasar.

Progres awal (Beginning) : Kenalan dengan rumah dan area hutan, ambil bahan-bahan dasar (berry, kayu, jamur), belajar masak resep awal, temui karakter hutan pertama, selesaikan request sederhana seperti membuat resep masakan baru yang isi resepnya beberapa kita harus ngarang sendiri. Jangan habiskan semua bahan buat coba-coba resep ya. 

Progres tengah 1 (Unlock area & recipes) : Upgrade alat atau fasilitas yang diminta game, buka resep penting untuk progres, sering ngobrol dengan semua karakter (penting untuk trigger event), mulai membuka lokasi baru di hutan. Biasanya kalau merasa “stuck”, penyebabnya adalah ada dialog NPC yang belum disentuh atau makanan tertentu belum dibuat.
 
Progres tengah 2 (Story requests) : Karakter mulai memberi permintaan lebih kompleks, kumpulkan item yang lebih langka, event persahabatan antar karakter mulai muncul, area rumah/kafe makin berkembang. Di fase ini jangan terlalu fokus farming. Fokus request berikon cerita.

Progres akhir (Late game) : Selesaikan request NPC yang tersisa, buka resep penting terakhir, kunjungi semua area yang sudah terbuka, trigger cutscene penutup atau ending suasana damai. Endingnya kita akan membuat festival hutan dengan tuan penyihir rakun, kakek rakun, tante beruang, anak tante beruang, burung hantu, pak kelinci, coco penjual buah, jane pemilik gandum, josh si petualang yang menghuni lembah. 

Catatan : 
1. Untuk mendapatkan tenaga lebih (tenaga ini penting untuk menamatkan game di level super), kalian bisa klik istirahat di rumah paman, makan dirumah paman (makan aja resep masakan yang salah yang tersimpan di tas), atau memanen kentang dan wortel juga bisa menambah tenaga kebahagiaan. 
2. Kentang dan wortel bisa kalian ambil di pertanian, salmon disungai lembah, biji-bijian ada di ladang gandum, berry bisa kalian tukar kentang dan wortel dengan dagangan coco. Tapi saya dapat banyak berry dengan klik buah berry yang ada di hutan-hutan.
3. Selain berry bisa kalian klik dihutan-hutan, ranting untuk pak kelinci juga bisa kalian temukan di hutan-hutan, teh untuk pak owl juga walaupun keciiil tapi kalo kalian detail kalian akan lihat perbedaanya dengan rumput pada umumnya. Kunang-kunang bisa juga diklik untuk menambahkan energi kebahagiaan, walaupun nanti ada salah satu chapter yang request 5 kunang-kunang.
4. Untuk resep-resepnya saya lagi mikir kalo saya spoiler disini apakah nanti game ini jadi nggak seru? jadi aku sajikan dalam bentuk gambar saja biar tetap bisa dilihat kalo dibutuhkan. Kalo tidak ya jangan dilihat.

Ending game ini bukan model “Lawan bos NAGA lalu tamat.” Wkwkw, tapi  lebih seperti “Semua hubungan hangat selesai, kehidupan hutan berjalan baik, dan cerita terasa lengkap.”



-Saya pasti pulang-
Share: