Ketika kita berselancar didunia maya, mencari informasi, apakah kamu tahu kenapa suatu website muncul pada rangking 1 pencarian sedangkan website yang lain tidak, atau ada website yang selalu berada di halaman pertama pencarian sedangkan website dengan isi yang sama persis tidak? Selain keywordnya nyambung dengan suatu konten pada website tersebut, kecepatan halaman website tersebut ketika dibuka juga menentukan apakah website tersebut layak berada di halaman 1 pada search engine atau tidak.
Kecepatan website sendiri sangat dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu kualitas server hosting, ukuran file (gambar/video), penggunaan Content Delivery Network (CDN), dan optimasi kode (CSS/JS). Faktor lain meliputi caching, kompresi (GZIP/Brotli), jumlah plugin pada website tersebut, dan lokasi server terhadap pengguna. Server cepat, file ringan, dan CDN membuat website lebih responsif. Ayo kita bahas satu per satu.
- Jenis hosting yang kamu pakai apakah Shared, Cloud, VPS dan performanya berdampak langsung pada kecepatan website ketika dibuka.
- Semakin jauh lokasi server dari pengguna, semakin lama waktu yang dibutuhkan data untuk sampai (latensi tinggi). Maka pakai hosting yang servernya lokal saja. Sudah sejak lama saya selalu pakai hosting lokal. Sekarang mereka oke banget kok dalam hal pelayanan dan kecepatan.
- Kemudian jika website kamu berisi gambar beresolusi tinggi atau file media yang tidak dikompresi itu tentu membuat loading halaman lama
- CDN atau Content Delivery Network yaitu jaringan server terdistribusi secara geografis yang bertujuan mempercepat pengiriman konten website (seperti gambar, video, CSS, JS) kepada pengguna. Dengan menyimpan salinan data di server tepi (edge server) terdekat, CDN mengurangi latensi, meningkatkan kecepatan loading, serta mengurangi beban server utama (origin)
- Kode CSS,JS, ataupun HTML yang berantakan atau berukuran besar memperlambat rendering halaman di browser.
- Jika kamu pakai wordpress atau blogspot seperti saya, terlalu banyak atau plugin yang tidak efisien akan membebani kinerja server
- Selanjutnya Penggunaan cache menyimpan versi statis halaman, mengurangi beban kerja server untuk memproses ulang permintaan
- Mengaktifkan kompresi mengurangi ukuran data yang dikirim dari server ke browser
Nah, jika teman blogger ingin mengetahui kecepatan website kita, sekarang Google telah menyediakan tools yang dapat digunakan oleh para developer, untuk optimasi kecepatan website. Nama dari tools ini adalah Google PageSpeed Insight. Lalu, apa itu Google PageSpeed Insight dan bagaimana cara menggunakannya? Cek di postingan berikutnya ya.
-Saya pasti pulang-