Nama Game : A Tale Of Little Berry Forest
Harga di playstore : 10.000 rupiah ditahun 2026
Developer: LittleBerryGames
Initial release: 2018
Platforms: Android, iOS
Genre: Adventure, simulation
Art style: Hand-drawn, storybook-inspired
Saya sudah menyelesaikan semua level untuk game ini dalam 1 minggu. Apakah seru? tidak terlalu. Memang game ini dibuat bukan untuk seru-seruan, atau untuk orang yang berjiwa kompetitif yang menginginkan perangkingan dan semacamnya. Karena saya cari di google sangat jarang yang review lengkap game ini, maka saya membuar reviewnya untuk membantu player game jika stuck memainkan gam ini.
Game ini adalah game cerita santai (healing game) yang mengikuti kehidupan dua saudara kecil di tengah hutan ajaib. Suasananya lebih mirip buku dongeng hangat daripada petualangan penuh aksi. Di sebuah hutan kecil yang tenang, dua saudara tinggal di rumah mungil dan menjalani kehidupan sederhana bersama hewan-hewan lucu di sekitar mereka. Mereka mengumpulkan buah beri, bercocok tanam, memasak makanan, dan membantu teman-teman hutan yang datang dengan berbagai kebutuhan.
Seiring cerita berjalan, pemain membuka kisah-kisah kecil tentang persahabatan, kebaikan, dan kehidupan sederhana. Tidak ada “musuh besar” atau konflik berat ceritanya fokus pada momen hangat seperti membuat makanan, menerima tamu, memperbaiki sesuatu, dan menikmati perubahan musim di hutan. Pada seri lanjutannya, suasana berkembang menjadi pengelolaan kafe kecil di hutan. Karakter-karakter datang untuk makan, berbagi cerita, dan membangun hubungan yang membuat dunia Little Berry terasa hidup dan nyaman.
Ini pas dengan pikiran seorang IT di sebuah kota yang udah tahunan bekerja yang kemudian mikir : Kalau hidup capek, pindah ke rumah kecil di hutan, masak sup hangat, lalu ngobrol dengan kelinci sambil dengar suara hujan. Duh, 98% manusia yang kenal IT yang namanya disamarkan itu akan bilang, TIDAK MUNGKIN IT itu akan bisa bertahan hidup disitu lebih dari 3 hari! Siapakah IT tersebut? wkwkw.
Makanya banyak orang suka game ini karena terasa adem, cozy, dan menenangkan, bukan bikin stres seperti game kompetitif. Dalam game ini lebih baik kalian jangan berfikir untuk menyelesaikannya cepat-cepat. Pokoknya buka kalo kamu sempat saja, kemudian sambil rebahan santai. Dan lakukan mengobrol dengan karakter, menyelesaikan permintaan (request), membuat makanan tertentu, membuka area atau fasilitas baru.
Karena Little Berry Forest termasuk game indie kecil, chapter resminya tidak ditampilkan jelas seperti RPG besar. Jadi pemain biasanya mengikuti alur progres cerita (story progression), bukan nomor chapter formal. Aku rangkum urutan progres biar tidak nyasar.
Progres awal (Beginning) : Kenalan dengan rumah dan area hutan, ambil bahan-bahan dasar (berry, kayu, jamur), belajar masak resep awal, temui karakter hutan pertama, selesaikan request sederhana seperti membuat resep masakan baru yang isi resepnya beberapa kita harus ngarang sendiri. Jangan habiskan semua bahan buat coba-coba resep ya.
Progres tengah 1 (Unlock area & recipes) : Upgrade alat atau fasilitas yang diminta game, buka resep penting untuk progres, sering ngobrol dengan semua karakter (penting untuk trigger event), mulai membuka lokasi baru di hutan. Biasanya kalau merasa “stuck”, penyebabnya adalah ada dialog NPC yang belum disentuh atau makanan tertentu belum dibuat.
Progres tengah 2 (Story requests) : Karakter mulai memberi permintaan lebih kompleks, kumpulkan item yang lebih langka, event persahabatan antar karakter mulai muncul, area rumah/kafe makin berkembang. Di fase ini jangan terlalu fokus farming. Fokus request berikon cerita.
Progres akhir (Late game) : Selesaikan request NPC yang tersisa, buka resep penting terakhir, kunjungi semua area yang sudah terbuka, trigger cutscene penutup atau ending suasana damai. Endingnya kita akan membuat festival hutan dengan tuan penyihir rakun, kakek rakun, tante beruang, anak tante beruang, burung hantu, pak kelinci, coco penjual buah, jane pemilik gandum, josh si petualang yang menghuni lembah.
Catatan :
1. Untuk mendapatkan tenaga lebih (tenaga ini penting untuk menamatkan game di level super), kalian bisa klik istirahat di rumah paman, makan dirumah paman (makan aja resep masakan yang salah yang tersimpan di tas), atau memanen kentang dan wortel juga bisa menambah tenaga kebahagiaan.
2. Kentang dan wortel bisa kalian ambil di pertanian, salmon disungai lembah, biji-bijian ada di ladang gandum, berry bisa kalian tukar kentang dan wortel dengan dagangan coco. Tapi saya dapat banyak berry dengan klik buah berry yang ada di hutan-hutan.
3. Selain berry bisa kalian klik dihutan-hutan, ranting untuk pak kelinci juga bisa kalian temukan di hutan-hutan, teh untuk pak owl juga walaupun keciiil tapi kalo kalian detail kalian akan lihat perbedaanya dengan rumput pada umumnya. Kunang-kunang bisa juga diklik untuk menambahkan energi kebahagiaan, walaupun nanti ada salah satu chapter yang request 5 kunang-kunang.
4. Untuk resep-resepnya saya lagi mikir kalo saya spoiler disini apakah nanti game ini jadi nggak seru? jadi aku sajikan dalam bentuk gambar saja biar tetap bisa dilihat kalo dibutuhkan. Kalo tidak ya jangan dilihat.
Ending game ini bukan model “Lawan bos NAGA lalu tamat.” Wkwkw, tapi lebih seperti “Semua hubungan hangat selesai, kehidupan hutan berjalan baik, dan cerita terasa lengkap.”
-Saya pasti pulang-
0 komentar:
Posting Komentar