Berikut adalah poin-poin penting mengenai kaum Luth berdasarkan kisah dalam Al-Qur'an dan sejarah:
Kisah nabi Luth disebutkan beberapa kali dalam Al Quran yaitu :
Nabi Luth menegur kaumnya karena melakukan perbuatan keji (hubungan sesama jenis).
Kaumnya justru ingin mengusir beliau.
Allah menyelamatkan Nabi Luth dan pengikutnya, kecuali istrinya.
Kota mereka dihujani batu sebagai azab.
2. Hud (11:77–83)
Malaikat datang sebagai tamu dalam wujud manusia tampan.
Kaum Luth berniat berbuat jahat kepada tamu tersebut.
Nabi Luth merasa sedih dan tertekan.
Malaikat memberitahu akan turunnya azab.
Kota dibalikkan dan dihujani batu dari tanah terbakar.
Malaikat memberi kabar tentang azab.
Kaum Luth tetap membangkang.
Kota mereka dihancurkan saat waktu subuh.
4. Al-Anbiya (21:74–75)
Allah menyebutkan bahwa Nabi Luth diberi hikmah dan ilmu.
Diselamatkan dari negeri yang berbuat keji.
5. Al-Hajj (22:43–44)
Disebut sebagai contoh kaum yang mendustakan rasul.
Menjadi peringatan bagi kaum Quraisy.
6. Asy-Syu'ara (26:160–175)
Nabi Luth menyeru kaumnya agar bertakwa.
Kaumnya tetap membangkang.
Azab berupa hujan batu menimpa mereka.
Nabi Luth heran atas perbuatan kaumnya.
Kaumnya ingin mengusir beliau.
Allah menyelamatkan Nabi Luth kecuali istrinya.
Diturunkan hujan yang sangat buruk (azab).
8. Al-Ankabut (29:28–35)
Kaumnya melakukan perbuatan keji dan merampok di jalan.
Nabi Luth meminta pertolongan Allah.
Kota dihancurkan dan dijadikan pelajaran bagi orang beriman.
Nabi Luth termasuk rasul.
Kaumnya dihancurkan.
Bekas negeri mereka masih bisa dilihat sebagai pelajaran.
10. Al-Qamar (54:33–39)
Kaum Luth mendustakan peringatan.
Mereka menantang Nabi Luth.
Allah membutakan mata mereka sebelum azab datang.
Ditimpa angin dan batu pada waktu subuh.
11. At-Tahrim (66:10)
Disebutkan bahwa istri Nabi Luth berkhianat (tidak beriman).
Menjadi contoh bahwa hubungan keluarga tidak menjamin keselamatan jika tidak beriman.
-Saya pasti pulang-