Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Mei 2026

Konversi Bilangan Oktal ke Desimal

Cara konversi bilangan oktal ke desimal itu pakai konsep nilai tempat (pangkat 8).


Rumus dasar
Setiap digit dikalikan dengan 8 pangkat posisi (dari kanan mulai 0) 
Desimal=dn×8n+dn−1×8n−1+⋯+d0×80\text{Desimal} = d_n \times 8^n + d_{n-1} \times 8^{n-1} + \dots + d_0 \times 8^0Desimal=dn​×8n+dn−1​×8n−1+⋯+d0​×80

Terlihat ruwet? Sebenernya enggak. Itu biar aku kelihatan pinter aja. Udah langsung aja ke praktek. 

Langkah-langkah
Tulis angka oktal
Tentukan posisi (mulai dari kanan = 0)
Kalikan setiap digit dengan 8posisi8^{posisi}8posisi
Jumlahkan semuanya


Contoh 1

Oktal: 157

Hitung:
1 × 8² = 1 × 64 = 64
5 × 8¹ = 5 × 8 = 40
7 × 8⁰ = 7 × 1 = 7

Jumlah:
64 + 40 + 7 = 111

Hasil: 157₈ = 111₁₀


Contoh 2

Oktal: 23

Hitung:
2 × 8¹ = 16
3 × 8⁰ = 3

Jumlah:
16 + 3 = 19

Hasil: 23₈ = 19₁₀


INGAT!
Ingat pangkat 8:
8⁰ = 1
8¹ = 8
8² = 64
8³ = 512
Semakin ke kiri pangkat makin besar

Apakah ada cara cepat? Kalian cari sendiri di chatgpt cara cepatnya. Aku nggak pernah pakai cara cepat macam jarimatika atau apalah itu. 
Karena yang pertama : saya nggak pernah ikut bimbingan belajar. 
Yang kedua : Saya percaya kalo kita tahu sejarahnya, maka soal macam apapun kita mudeng. 
Yang ketiga : Saya nggak mau belajar double-double. Udah belajar cara 1 masih harus belajar cara 2, terus entar ada cara 3. Pakai satu cara saja tapi kamu total didalamnya maka selesai. 



-Saya pasti pulang-
Share:

Jumat, 08 Mei 2026

Hai Millenials, Apa Kabar? Kalian Pakai Canva dan Capcut?

Jaman saya kuliah ada mata kuliah desain grafis. Disana saya mempelajari warna, tata letak (layout), fotografi, ilustrasi digital, sampai UI/UX untuk media cetak dan digital. Dan semuanya memakai photoshop dan corel. Nilai saya? Lumayanlah. Sebenarnya saya kebantu karena saya pendiam jadi saya tidak terlalu dikenal oleh dosen desain grafis saya. Yang mana kalo dikenal, pasti beliau akan ngeh kalo semua desain saya hanya terdiri dari 2 warna yaitu hitam dan putih. Tak ada warna lain. Sungguh. Bukan karena saya suka dua warna itu, tapi entah kenapa saya nggak bisa memilih warna apa yang cocok dengan apa. Ketika desain saya sudah jadi berwarna hitam dan putih tentunya, kemudian ikut-ikutan temen, menambahkan warna yang katanya bisa dijadikan point of view, saya lihatnya jadi mengganjal banget. Padahal lihat desain milik teman saya warna-warni lucu. Tapi kok ketika diterapkan ke desain saya, rasanya aduhay, pengen hapus, hapus hapus. Wkwk.

Hal ini bahkan terbawa ketika bekerja. Waktu saya mengerjakan project untuk membuat data statistik dalam bentuk buku ASN dalam angka, saya membuat covernya berupa warna hitam dan putih. Sudah. Beneran nggak ada warna lain. Kecuali halaman  2 dimana ada warna bendera merah putih. Itu saja. yang lain hitam putih. Ketika melihat hasil karya senior-senior saya terdahulu yang warnanya oke banget, saya sebenernya agak ngeper. Tapi, ketika saya mencoba memasukan warna lain ke desain covernya, saya pengen hapus pokoknya hapus. Ya akhirnya atasan saya nyerah sih dengan argumen saya yang bilang bahwa isi dibuku itu lebih penting dari covernya, bahwa hitam dan putih itu sederhana dan begitu seharusnya pegawai pemerintahan, bahwa hitam dan putih itu adalah basic dan tidak memihak pada partai politik manapun termasuk pada bupati yang sedang menjabat pada saat itu dan ya, buku itu tetap masuk ke percetakan di tahun 2021. 

Jadi kalo kakak atau teman saya minta tolong untuk desain produk mereka, saya garuk-garuk juga. Iya saya kuliah di IT, tapi tidak lantas saya ahli dalam bidang desain dan semacamnya. Saya suka photografi hanya sebagai hobi saja. Tapi itu sangat berbeda dengan desain.

Ndilalah, tahun ini kemudian saya dipercaya masuk ke tim media sosial lagi di kantor saya. Mungkin mereka juga mengira semua IT ahli dalam bidang desain dan media sosial. Padahal itu hal yang berbeda sama sekali. Tahun-tahun sebelumnya anggota tim-nya adalah teman seumuran, atau atasan yang lebih tua. Tapi tahun ini gebrakannya luar biasa, saya yang kaku kemudian harus duduk semeja dengan anggota tim yang sebagian adalah gen Z. Tapi sungguh Allah Maha Tahu, disinilah kemudian keajaiban dimulai. Mendengarkan keasbunan mereka tu hiburan banget. Menjembatani pikiran mereka dan pikiran baby boom itu kadang menguras pikiran banget. Tapi Alhamdulillah selama ini bisa dan makin mahir.

Kadang saya juga nontonin mereka mengedit photo atau video untuk media sosial kantor. Biasanya mereka pakai Canva atau Capcut. Mendesain bukan lagi hal yang susah dengan canva, Sudah ada desain awal, tinggal menambahkan elemen ini itu, dan kemudian jadi. Hanya saja perasaan seni itu tetap dibutuhkan, itu yang tidak bisa dipelajari dimana-mana. Rasa. Kemudian saya mikir, apa ada aplikasi yang serupa dengan canva atau capcut?

Berikut adalah daftar web alternatif Canva berdasarkan fungsinya:
Alternatif Desain Umum & Media Sosial
Adobe Express: Pilihan terbaik dengan fitur lengkap dan template profesional.
Snappa: Antarmuka cepat dan intuitif, fokus pada desain media sosial.
Desygner: Cocok untuk membuat konten marketing dengan cepat.
Wepik: Bagian dari Freepik, menawarkan template modern dan gratis.
Easil: Menyediakan template dengan desain trendy.

Alternatif Edit Foto & Desain Kreatif
Pixlr: Alat edit foto berbasis web yang sangat kuat.
BeFunky: Mudah digunakan untuk kolase dan pengeditan foto.
PicMonkey: Fokus pada touch-up foto dan desain grafis sederhana.
Photopea: Alternatif Photoshop berbasis web yang canggih.
Colorcinch: Editor foto dan efek artistik.

Alternatif Infografis & Presentasi
Visme: Sangat baik untuk membuat presentasi dan visualisasi data.
Piktochart: Spesialis dalam infografis dan laporan visual.
Venngage: Fokus pada infografis profesional.
Slidesgo: Spesialis template presentasi. 

Alternatif Desain Vektor
Vectr: Alat desain vektor gratis yang bisa digunakan langsung di browser.
Figma: Sangat populer untuk desain antarmuka (UI/UX) dan vektor



-Saya pasti pulang-
Share:

Rabu, 06 Mei 2026

Konversi Bilangan Biner ke Oktal

Cara konversi bilangan biner ke oktal itu mirip dengan ke heksadesimal, bedanya kita pakai kelompok 3 digit (karena 1 digit oktal = 3 bit biner).

Langkah-langkah
Kelompokkan biner per 3 digit dari kanan
Jika bagian kiri kurang dari 3 digit kemudian tambahkan 0 di depan
Ubah tiap kelompok menjadi angka oktal

Tabel penting
BinerOktal
0000
0011
0102
0113
1004
1015
1106
1117


Contoh 1

Biner:
101110

Kelompokkan:
101 110

Konversi:
101 = 5
110 = 6

Hasil 56 


Contoh 2

Biner:
1101011

Kelompokkan dari kanan:
1 101 011
tambahkan 0 menjadi 001 101 011

Konversi:
001 = 1
101 = 5
011 = 3

Hasil 153





-Saya pasti pulang-
Share:

Selasa, 05 Mei 2026

Konversi Bilangan Biner ke Heksadesimal

Cara konversi bilangan biner ke heksadesimal itu sebenarnya simpel. Asalkan kamu hafal tabelnya. Tabelnya sudah disematkan dibawah. Tinggal kamu hafalkan. 

Langkah-langkah :
Pisahkan biner menjadi kelompok 4 digit dari kanan
Kalau kurang 4 digit di kiri, tambahkan 0 di depan
Ubah tiap kelompok 4 bit ke heksadesimal

Tabel penting (wajib hafal) Kok bentuk tabel e acak adut ora karuan? Wes pokoknya segini ikhlasnya. Lagi males. Ngoahaha. 


Contoh soal 1

Biner:
10101110

Kelompokkan per 4
1010 1110

Konversi:
1010 = A
1110 = E

Hasil AE


Contoh soal 2


Biner:
110101

Kelompokkan dari kanan:
11 0101 
tambahkan 0 sehingga menjadi 0011 0101

Konversi:
0011 = 3
0101 = 5

Hasil 35





-Saya pasti pulang-
Share:

Kamis, 30 April 2026

Konversi Desimal ke Heksadesimal

Konversi desimal ke heksadesimal dilakukan dengan membagi bilangan desimal secara berulang dengan 16 dan mencatat sisa pembagiannya. Sisa pembagian (0-15) diurutkan dari bawah ke atas, di mana nilai 10-15 diganti dengan huruf A-F (A=10, B=11, C=12, D=13, E=14, F=15). Kalo dibuat tabel rapi maka akan seperti ini :
Tabel Padanan Angka (Desimal ke Heksadesimal)
DesimalHeksadesimalDesimalHeksadesimal
10A13D
11B14E
12C15F

Contoh 1: 
Konversi 120 (Desimal) ke Heksadesimal






Hasilnya adalah 7816



Contoh 2: 
Konversi 423 (Desimal) ke Heksadesimal







Hasilnya adalah 1A716






-Saya pasti pulang-
Share:

Rabu, 29 April 2026

Konversi Bilangan Desimal ke Oktal

Untuk mengubah bilangan desimal menjadi bilangan oktal, kita harus membagi bilangan asli tersebut dengan 8 sehingga basis 10 berubah menjadi basis 8. Bilangan oktal adalah sistem bilangan berbasis delapan (0,1,2,3,4,5,6,7). Sistem ini sering digunakan dalam komputasi karena kemampuannya menyederhanakan angka biner panjang, di mana satu digit oktal mewakili tepat tiga bit biner. Mari kita pahami dengan bantuan sebuah contoh.

Contoh 1
Ubah 128 10 menjadi bilangan oktal.
Jawab : Mari kita sajikan konversi tersebut dalam bentuk tabel.


Oleh karena itu, angka oktal yang setara = 200 8


Contoh 2
Soal: Ubah 19 (desimal) ke oktal
Tabel Penyelesaian






Oktal: baca dari bawah ke atas  238
 

Contoh 3

Soal: Ubah 45 (desimal) ke oktal
Tabel Penyelesaian







Oktal: 558




-Saya pasti pulang-
Share:

Kamis, 23 April 2026

Konversi Desimal ke Biner

Oke kali ini kita akan mengubah bilangan desimal menjadi biner. Maka bagilah bilangan desimal tersebut dengan 2.

Contoh soal 1 : Konversikan (25) 10 ke bilangan biner.
Jawab : Buat tabel seperti pada tabel dibawah



Dari tabel tersebut, kita dapat menulis jawabannya adalah (25) 10 = (11001) 2


*MSB (Most Significant Bit) adalah bit paling kiri dalam bilangan biner dengan bobot nilai tertinggi, sedangkan LSB (Least Significant Bit) adalah bit paling kanan dengan bobot nilai terendah. MSB menentukan tanda (positif/negatif) pada komplemen dua, sementara LSB sering digunakan dalam steganografi.


Contoh soal 2 : Ubah (13) 10 ke biner
Jawab : Buat tabel seperti pada tabel dibawah









Dari tabel tersebut, kita dapat menulis jawabannya adalah (13) 10 = (1101) 2






Catatan :
  • Selalu bagi 2 terus sampai hasilnya 0
  • Catat sisa (0 atau 1)
  • Baca sisa dari bawah ke atas untuk mendapatkan hasil biner



-Saya pasti pulang-
Share:

Rabu, 22 April 2026

Tabel Konversi Bilangan

Postingan paling banyak dikunjungi di blog ini adalah cara konversi bilangan. Ada beberapa konversi bilangan seperti :
  1. Sistem Bilangan Biner ke Desimal
  2. Sistem Bilangan Biner ke Oktal 
  3. Sistem Bilangan Biner ke Heksadesimal
  4. Sistem Bilangan Desimal ke Biner
  5. Sistem Bilangan Desimal ke Heksadesimal
  6. Sistem Bilangan Desimal ke Oktal
  7. Sistem Bilangan Oktal ke Desimal
  8. Sistem Bilangan Oktal ke Biner
  9. Sistem Bilangan Oktal ke Heksadesimal
  10. Sistem Bilangan Heksadesimal ke Desimal
Baru ada 2 yang saya tulis di tahun 2012. Karena sudah dijelaskan dengan detail cara hitung yang benar, maka ini saya sediakan tabelnya langsung. Tapi kalian juga harus tahu cara hitungnya ya. Jadi tanpa tabel ini sekalipun kalian bisa hitung. Nanti saya buatkan di postingan lain untuk 4 cara konversi lainnya. 


Bilangan Biner

Bilangan OktalBilangan Desimal

Bilangan Heksadesimal

0000

00

0

0001

11

1

0010

22

2

0011

33

3

0100

44

4

0101

55

5

0110

66

6

0111

77

7

1000

108

8

1001

119

9

1010

1210

A

1011

1311

B

1100

1412

C

1101

1513

D

1110

1614

E

1111

1715

F



-Saya pasti pulang-
Share:

Minggu, 19 April 2026

Aplikasi Buatan Google

Pernah penasaran ga sih, aplikasi apa saja yang dibuat google selain email google, mesin pencari dan google chrome? Ternyata sangat banyak! Google menyediakan berbagai aplikasi populer yang terbagi dalam kategori produktivitas (Workspace), pencarian, komunikasi, dan hiburan. Beberapa yang utama meliputi Gmail, Google Maps, Chrome, YouTube, Google Drive, Meet, Photos, Keep, Kalender, Dokumen, Spreadsheet, dan Slide. Aplikasi ini terintegrasi penuh untuk memudahkan pekerjaan dan aktivitas harian.

Berikut adalah daftar aplikasi dan layanan Google terpopuler:
1. Produktivitas & Workspace (Google Workspace)Gmail: Layanan email dengan keamanan tinggi.
  • Google Drive: Penyimpanan cloud untuk file, dokumen, foto, dan video.
  • Google Dokumen (Docs) : Aplikasi pengolah kata online.
  • Google Spreadsheet (Sheets): Aplikasi pengolah angka.
  • Google Slide: Aplikasi untuk membuat presentasi.
  • Google Formulir (Forms): Aplikasi untuk membuat kuesioner atau survei.
  • Google Kalender (Calendar): Manajemen jadwal dan waktu.
  • Google Keep: Aplikasi catatan dan pengingat.
  • Google Meet: Konferensi video untuk rapat online.

2. Pencarian & NavigasiGoogle Search: Mesin pencari utama.
  • Google Maps: Layanan peta, navigasi, dan lokasi.
  • Google Earth: Visualisasi bola dunia 3D.
  • Google Translate: Penerjemah bahasa.
  • Google Trends: Alat untuk melihat tren pencarian.

3. Komunikasi & BrowserGoogle Chrome: Peramban web (browser).
  • Google Chat: Aplikasi pesan instan.
  • Google Duo/Meet: Aplikasi panggilan video.

4. Hiburan & MediaYouTube: Platform berbagi video.
  • Google Play Store: Toko aplikasi, game, buku, dan film untuk Android.
  • Google Photos: Penyimpanan dan pengelola foto/video.

5. LainnyaGoogle Assistant: Asisten virtual berbasis suara.
  • Google Ads: Layanan periklanan.
  • Android Auto: Versi Android yang dioptimalkan untuk mobil.

Semua layanan ini terhubung melalui satu Akun Google pribadi yang mempermudah sinkronisasi data antar perangkat. Bahkan saya pernah percobaan mengganti email pribadi saya dengan selain google di aplikasi kepegawaian dan ternyata, token perubahan passwordnya tidak bisa terkirim. Luar biasa. Wkwk.



-Saya pasti pulang-
Share:

Minggu, 12 April 2026

budaya-indonesia.org

Bahagia banget bisa ketemu sama website ini. Ini adalah portal utama dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia (PDBI). Proyek ini merupakan inisiatif kolaboratif yang luar biasa dalam upaya mendokumentasikan, melestarikan, dan menyebarluaskan kekayaan budaya Nusantara melalui teknologi digital.

PDBI hadir dengan visi sebagai "rumah" bagi jutaan artefak budaya Indonesia. Keunikan utama situs ini adalah pendekatan crowdsourcing atau gotong royong digital. Pengguna tidak hanya menjadi pembaca, tetapi juga bisa berkontribusi sebagai kontributor data budaya, mulai dari cerita rakyat hingga motif kain tradisional. Seperti misalnya ketika kita kesulitan mencari sejarah atau legenda yang ada di Pemalang, maka ketika kita sudah nemu yang kita cari, kita bisa ikutan menyumbang tulisan disitu sehingga orang lain yang nantinya mencari hal yang sama, akan nemu tulisan tentang Pemalang yang kita tulis disitu. 

Website ini menyediakan berbagai macam kategori data seperti Musik dan Arsitektur (Dokumentasi alat musik tradisional dan gaya bangunan daerah), Kekayaan Intelektual (Motif batik, tenun, dan kerajinan tangan), Kuliner dan Tradisi (Resep masakan tradisional dan protokol upacara adat), Manuskrip dan Sejarah ( Digitalisasi teks-teks kuno yang sulit dijangkau publik secara fisik),

Hingga saat ini, PDBI telah menampung lebih dari 50.000 data kebudayaan, menjadikannya salah satu referensi online paling kaya tentang Indonesia. Situs ini merupakan bagian dari ekosistem yang lebih luas, termasuk InfoBudaya.net (Portal berita pendamping yang berfokus pada artikel dan esai budaya populer untuk audiens muda), Pencarian Berbasis Lokasi (Memungkinkan pengguna melihat distribusi kekayaan budaya berdasarkan peta Indonesia) dan Partisipasi Publik ( Adanya sistem akun yang memungkinkan peneliti atau masyarakat umum mengunggah temuan budaya mereka sendiri).

Karena ini adalah hasil partisipasi publik juga maka isinya mencakup hampir semua aspek budaya dari Sabang sampai Merauke. Kaya nemu harta karun kan. User Interface (UI) sudah oke banget, gampang dipahami, diakses, dan tidak berat ketika mencari informasi. 

Website seperti ini sangat membantu menyelamatkan budaya yang hampir punah dari kepunahan informasi. Walaupun karena bersifat partisipatif, keakuratan data sangat bergantung pada kualitas input kontributor. Langsung saja untuk bisa mengaksesnya kalian bisa klik disini https://budaya-indonesia.org







-Saya pasti pulang-
Share:

Jumat, 10 April 2026

Somebody Came to My Blog Via DuckDuckGo, What is It?

DuckDuckGo is a web search engine that focuses on protecting users’ privacy while they browse the internet. Unlike many other search engines, DuckDuckGo does not track your personal data, such as your search history, location, or online behavior. This means it does not build a personal profile of you or show personalized ads based on your activity.

DuckDuckGo works by collecting results from various sources, including its own web crawler and other search providers, to give relevant answers without compromising user privacy. It also offers features like Private search (no tracking), Encrypted connections (HTTPS), “Bangs” shortcuts (e.g., typing !w to search directly on Wikipedia).

In short, DuckDuckGo is designed for people who want a simple, secure, and private way to search the web.

DuckDuckGo is free to use. You can use its main features (like searching the web, browser, and extensions) without paying anything. However, there is also an optional paid subscription. This plan includes extra features like VPN (for more privacy), Personal data removal tools, Identity theft protection and  Access to advanced AI features. The subscription costs about $9.99 per month or $99.99 per year, but it’s completely optional. Basic DuckDuckGo = 100% free but when u choose to extra privacy tools = paid (optional).


DuckDuckGo works as a privacy-focused search engine that delivers results without tracking users. Here’s how it works in simple terms :
1. Gathering Information
DuckDuckGo collects search results from multiple sources:
Its own web crawler (called DuckDuckBot)
Other search engines and data providers
Public websites like Wikipedia
This combination helps it provide relevant results without relying on a single source.

2. No Tracking
Unlike many search engines, DuckDuckGo:
Does not store your search history
Does not track your IP address
Does not create a personal profile
So, everyone sees the same search results for the same query (no personalization based on your data).

3. Ranking Results
DuckDuckGo uses algorithms to rank pages based on:
Keywords in your search
Website quality and relevance
Freshness of content
But it doesn’t rank results based on your personal behavior, which keeps it more neutral.

4. Privacy Protection Features
It also includes built-in tools like:
HTTPS encryption (forces secure connections)
Tracker blocking (in its browser/app)
“Bangs” shortcuts (e.g., !yt to search directly on YouTube)

DuckDuckGo works by combining data from many sources, ranking it fairly, and delivering results without tracking or profiling you.

DuckDuckGo is used by a specific group of internet users, mainly people who care about privacy and control over their data.
1. Privacy-conscious users
The biggest group is people who don’t want to be tracked online.
They choose DuckDuckGo to avoid:
Personalized ads
Data collection
Search history tracking
Basically, anyone who values online privacy prefers it.

2. Tech-savvy people
Many users are:
Developers
IT professionals
Cybersecurity enthusiasts
They often understand how tracking works and actively avoid it.

3. Professionals (high-risk data users)
DuckDuckGo is popular among people whose work involves sensitive information, such as:
Journalists
Lawyers
Doctors
Business executives
These users want to reduce the risk of data leaks.

4. Young adults & educated users
Statistics show that many users are:
Aged 18–34 (largest group)
College-educated
Often higher-income individuals

5. People worldwide looking for alternatives
DuckDuckGo is used globally by people who:
Are tired of big tech tracking
Want neutral (non-personalized) search results
Prefer simplicity over heavy features

DuckDuckGo is mainly used by privacy-focused, tech-aware, and security-conscious people but anyone can use it if they want a safer and more private browsing experience.

DuckDuckGo is not a VPN. What DuckDuckGo actually is a search engine and privacy-focused browser, not a tool that hides your internet connection.

What a VPN is works differently. It Hides your IP address, Encrypts all your internet traffic, Routes your connection through another server/location.

The different is DuckDuckGo protects your search privacy (no tracking, no profiling), but VPN protects your entire internet connection. DuckDuckGo has introduced optional paid privacy features (like a VPN), but the main DuckDuckGo service is NOT a VPN, the VPN is just an extra feature, not the core product.

Choosing between DuckDuckGo and Google Search depends on what you value most. Why some people prefer DuckDuckGo is because better privacy, Neutral search results, Fewer ads & less tracking
DuckDuckGo shows ads based only on keywords (not your identity), Simpler experience, and Useful privacy tools built-in

And then what the main downsides of  DuckDuckGo? It less accurate search results, No personalitation,  Fewer features & services, No search history, Limited customization (especially browser), Sometimes slower or less powerful, Not complete privacy, Some trust concerns (past issue)

There was a past issue where certain trackers (like Microsoft’s) weren’t fully blocked due to agreements. A security researcher discovered that DuckDuckGo’s privacy browser was blocking trackers from companies like Google and Facebook, BUT allowing some trackers from Microsoft.  This meant that on certain websites, Microsoft could still collect data (like IP address) even when using DuckDuckGo’s browser. Why did this happen? It turned out DuckDuckGo had a business agreement with Microsoft (for search results from Bing). Because of this deal that they were restricted from fully blocking Microsoft trackers and  some scripts from Bing and LinkedIn were allowed to run.

Users were mainly angry because DuckDuckGo promotes itself as a privacy-first company, but it made an exception for Microsoft. This created a feeling that the company was not fully transparent about its limitations. 

You can access DuckDuckGo by visiting the website at duckduckgo.com. A mobile browser app is also available, which you can install via the DuckDuckGo website, Google Play Store, or the App Store.

-Saya pasti pulang-
Share:

Selasa, 07 April 2026

YCombinator

Biasanya lalu lintas yang datang ke blog saya hanya berkisar dari mesin pencari pada umumnya seperti google atau bing atau yahoo. Barusan saya lihat ada kedatangan dari ycombinator. Agak kaget ya. Karena setahu saya ini adalah akselerator startup teknologi paling bergengsi dan berpengaruh di dunia yang berbasis di Silicon Valley, Amerika Serikat. Sudah agak lama namanya riwa riwi di dunia IT. Kalian pernah nonton drama korea berjudul startup? Nah, salah satu program yang dimiliki oleh YCombinator adalah memilih sekelompok startup pemula untuk mengikuti sebuah program yang mereka adakan setiap bulan dan nantinya akan mendapat investasi awal sebesar nggak tahu (wkwkw), pokoknya besar. 

Nantinya YCombinator akan memberikan arahan langsung melalui praktisi sukses yang mereka bawa mengenai cara membangun produk, mencari pengguna, dan meningkatkan pertumbuhan (growth). Setiap minggu, tokoh-tokoh besar di dunia teknologi hadir untuk berbagi pengalaman mereka secara tertutup. Dan diakhir program nanti para startup pemula tersebut akan mempresentasikan bisnis mereka didepan audiens investor global untuk ya investasi lebih besar agar bisa mengembangkan startupnya.

Kalo kalian pernah pakai startup seperti Airbnb, Dropbox, Stripe, Reddit, DoorDash, Twitch. Nah itu contoh jebolan dari program yang diadakan oleh YCombinator ini. 

Slogan utama YCombinator adalah "Make Something People Want" (Buatlah sesuatu yang diinginkan orang). Mereka sangat fokus pada pengembangan produk yang benar-benar menyelesaikan masalah nyata dan mendorong pendiri untuk terus melakukan iterasi berdasarkan masukan pengguna. Bagi dunia software development, diterima di YCombinator sering kali dianggap sebagai "stempel kualitas" tertinggi bagi sebuah startup tahap awal.

Oke, lalu saya buka website resminya dong di https://news.ycombinator.com/ website ini berisi informasi mengenai IT di seluruh dunia. Yang menurut mereka penting digabungkan menjadi satu disitu. Dan saya nggak nemu apa-apa yang kaitannya dengan blog saya ini. Wkwkw. Jika saja saya nemu salah satu postingan saya disana sekali aja, pastinya sebagai seorang IT saya akan sangat bahagia sekali. Saya screenshoot, saya pajang-pajang. Eh tapi fakta bahwa blog ini didatangi oleh orang yang klik suatu alamat dari website internasional sekelas YCombinator saja sudah harus banget di posting nggak sih. Haha! Bikin pesan ah barangkali didatengin lagi. Pakai bahasa inggerisss nggak sih. Wkwkk. Doh noraknya keluar.

Hi Ycombinator, thankyou for coming to my blog. I have question for u, how can I see my content uploaded to Ycombinator's hacker news? I'm really curious how my blog gets noticed by an international website like yours. So I can increase the number of useful content like the ones you've featured on your website and of course I can share my knowledge with the world. 

Oh ya, don't forget to visit my blog again. I will create more content that is useful for the development of IT in the world.


-Saya pasti pulang-
Share:

Kamis, 26 Maret 2026

Crawling Web #3 Halaman Alternatif Dengan Tag Kanonis Yang Tepat

Ini adalah crawling web bagian ke tiga yaitu solusi halaman alternatif dengan tag kanonis yang tepat. Yang bagian pertama dan kedua ada dibawah ini ya.


Pengertian dari tag Kanonis (rel="canonical") adalah kode HTML di bagian <head> situs web yang memberi tahu mesin pencari (seperti contohnya Google) versi URL utama mana yang harus diindeks dan ditampilkan dalam hasil pencarian. Tujuannya adalah Ini mencegah masalah konten duplikat ketika satu konten dapat diakses melalui beberapa URL.

Langsung saja contohnya biar cepet paham. Pada blog saya sebenarnya ada beberapa alamat yang bisa diakses padahal akan menuju halaman yang sama. Kalian bisa mengakses dengan :
  • https://septinarizki.blogspot.com
  • http://septinarizki.blogspot.com
  • www.septinarizki.blogspot.com
dan versi lainnya. Tapi, itu semua akan mengarah pada satu halaman yang sama yaitu home. Crawling web akan menemukan itu sebagai duplikat halaman karena isinya sama persis (doi nggak tahu, bukan isinya yang sama tapi memang halaman yang sama).

Lalu bagaimana solusinya? Ikuti langkah-langkah ini dengan santai, jangan tergesa-gesa. Kalo nggak nemu jangan langsung emosi. Komen aja. Disclaimer : Saya pakai blogspot, kalo kalian pakai wordpress caranya hampir sama. Tapi kalo kalian membangun website sendiri, intinya cari dimana koding pengaturan header itu berada. Biasanya ditandai dengan <head>.

1. Masuk ke blogspot, kemudian pilih menu tema. Kalian bisa memilih cadangkan jika tidak terlalu yakin akan menempelkan kode ini. Oke pilih Edit HTML.


2. Masukan kursor ke koding, kemudian ctrl + f, ketik <head> - enter


3. Pilih salah satu dari kode dibawah ini. Dan paste tepat dibawah <head>

<link rel="canonical" href="https:septinarizki.blogspot.com" />
<link href='https://septinarizki.blogspot.com/' rel='canonical'/>

Ganti alamat website dengan alamat website kamu. Kemudian simpan. Tombol simpan ada di kanan atas.

4. Uji URL aktif. Masuk google console - pilih inspeksi URL. Masukan alamat website kamu. Tunggu sebentar. Hasilnya ujinya tidak dapat ditemukan? Jangan panik. 

5. Pada kanan atas ada tombol UJI URL. Klik aja. Tunggu beberapa saat. 



Jika langkah-langkah kamu sudah benar. Harusnya akan tampil seperti gambar dibawah ini.



Nanti kita lanjut lagi caranya menyelesaikan halaman dengan pengalihan di post yang berbeda. Oki, sarapan dulu. Dadaah.





-Saya pasti pulang-
Share: