Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Mei 2026

Mei : What I Talk About When I Talk About Running - Haruki Murakami


Judul buku : What I Talk About When I Talk About Running
Penulis : Haruki Murakami
Penerbit : Bentang Pustaka 
Harga : 79.000 Online
Jumlah Halaman : 196 halaman
Tahun terbit : 2025


What I Talk About When I Talk About Running adalah buku memoar reflektif karya Haruki Murakami yang menggabungkan kisah tentang lari jarak jauh dengan pemikiran mendalam mengenai kehidupan, disiplin, kesendirian, dan proses menulis. Jadi walaupun Haruki Murakami sering menulis novel fiksi sastra kontemporer yang dicampur dengan unsur surealisme, magical realism, psikologis, dan eksistensialisme, bukunya kali ini sangat berbeda dengan tulisan novel yang biasanya dia terbitkan. 

Buku ini menceritakan pengalaman pribadi Murakami sebagai seorang pelari marathon sekaligus penulis. Ia membagikan perjalanan bagaimana ia mulai berlari setelah menutup bar jazz miliknya, lalu menjadikan olahraga tersebut sebagai bagian penting dalam hidup sehari-hari. Melalui latihan rutin, persiapan marathon, hingga tantangan mengikuti lomba ekstrem seperti triathlon dan ultramarathon, Murakami menggambarkan bagaimana lari bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga latihan mental dan spiritual. Dalam bukunya juga dijelaskan bagaimana cara pandangnya terhadap lingkungan diluar kebiasaannya. Seperti dia yang jarang bertemu orang dan semacamnya.

Di sepanjang cerita, Murakami membandingkan proses berlari dengan proses menulis novel. Baginya, keduanya membutuhkan konsistensi, ketahanan, kesabaran, dan kemampuan bertahan menghadapi rasa bosan maupun rasa sakit. Ia juga merefleksikan tentang penuaan, ambisi, keterbatasan tubuh manusia, serta makna kesendirian yang justru bisa menjadi ruang untuk mengenal diri sendiri.

Alih-alih berupa panduan olahraga, buku ini terasa seperti percakapan santai dan jujur tentang bagaimana seseorang menjaga ritme hidup melalui kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus. Gaya penulisannya tenang, sederhana, tetapi penuh makna khas Murakami.Terkadang keberhasilan bukan soal bakat besar, melainkan kemampuan untuk terus berjalan (atau berlari) sedikit demi sedikit setiap hari.


-Saya pasti pulang-
Share:

Kamis, 07 Mei 2026

Berpikir Ala Sherlock Holmes

How To Think Like Sherlock Holmes - Petter Hollins
Harga lupa
Beli di Gramedia
Penerbit Bhuana Ilmu Populer
Tahun 2021

Ada sebuah buku yang pernah saya baca. Tapi waktu saya baca buku ini, saya lagi lamaaaa sekali nggak nulis. Alasannya? saya nggak suka tulisan saya dibaca orang yang saya kenal. Lebih lengkapnya, saya nggak suka tulisan saya dibaca oleh orang yang saya kenal dan berpotensi ketemu secara langsung. Itu dulu. Sekarang? Sama. Tapi di tahun itu imbasnya adalah saya jadi males nulis blog. Saya alihkan ke journal. 

Oke balik lagi ke Sherlock Holmes. Siapa yang nggak pernah dengar nama detektif fiktif ini? minimal dengar pasti pernah ya. Karena akhir-akhir ini Sabtu Minggu saya sering saya habiskan dirumah, saya menyelesaikan 4 sesion sherlock holmes dalam 2 minggu (4 sesion ini sudah pernah saya tonton sebelumnya di tahun 2017/2018) Jadi kali ini saya rewatch. Karena nonton filmnya lagi, saya jadi ingat buku yang saya pernah baca itu. Jadi mau saya review sekarang.

Ada banyak quote yang diucapkan sherlock holmes, tapi yang saya suka hanya dua.

“Apakah ada hal yang ingin Anda sampaikan kepada saya?”
“Tentang kejadian aneh seekor anjing di malam hari.”
“Anjing itu tidak melakukan apa pun di malam hari.”
“Itulah kejadian anehnya,” ujar Sherlock Holmes.
― Arthur Conan Doyle, Silver Blaze

“Tidak ada yang lebih menipu daripada fakta yang jelas.”
― Arthur Conan Doyle, Misteri Lembah Boscombe - Sebuah Cerpen Sherlock Holmes

Sherlock Holmes adalah tokoh fiksi karya Sir Arthur Conan Doyle yang sangat legendaris sejak 1887 hingga sekarang. Ia pun sering diangkat ke layar lebar juga serial televisi. Mengapa masih banyak orang yang terpaku pada Sherlock Holmes? Itu karena kemampuannya dalam menyelesaikan masalah rumit dengan sangat mudah. Ia adalah sosok pahlawan super genius yang ingin kita wujudkan dalam diri kita. Karena saya tahu dia fiktif sebenarnya saya nggak ingin-ingin banget berpikir ala dia ya. Tapi ada hal yang sama antara saya dan sherlock holmes, bukan kepintarannya pasti ya. Wkwkw. Adalah sebuah prinsip bahwa : Tidak perlu tahu segalanya, tapi pahami hal penting dengan dalam. Ya betul, kadang teman saya heran kenapa saya begitu gobloknya dalam sebuah hal tapi tidak hal lain. Dengan mudah mengingat detail kebiasaan orang asing yang baru setengah jam ketemu, tapi susah mengingat arah mata angin. Susah mengingat nama orang, tapi dengan gampang mengingat deretan angka yang panjang. Sebelum saya nonton atau baca novel mengenai sherlock holmes saya sudah memiliki prinsip demikian. Saya juga tidak paham nama-nama politikus, atau hal yang sedang terjadi didalamnya. Pengetahuan saya tentang hal itu ZERO. Selain itu, tidak ada lagi persamaan saya sama sherlock holmes. Wkwkk.

Ini adalah ringkasan dari buku yang saya baca tersebut.
MIND MAP: Berpikir ala Sherlock Holmes
SHERLOCK HOLMES THINKING

──────────────────────────┼──────────────────────────

OBSERVASI
- Perhatikan detail kecil
- Gunakan semua indera
- Jangan sekadar melihat


DEDUKSI
- Gabungkan fakta
- Tarik kesimpulan logis
- Hindari tebakan tanpa bukti


BERTANYA
- Kenapa?
- Bagaimana?
- Apa penyebabnya?


PENGETAHUAN
- Fokus pada yang penting
- Perluas wawasan
- Simpan info yang berguna


POLA
- Cari hubungan antar kejadian
- Hubungkan fakta kecil
- Lihat gambaran besar


LOGIKA
- Jangan terburu-buru
- Uji semua kemungkinan
- Pilih yang paling masuk akal


Berikut adalah beberapa contoh observasi dan deduksi ala Sherlock Holmes:
1. Mengetahui Profesi Seseorang (Contoh Umum)
Observasi: Seseorang memiliki kulit tangan kanan yang lebih kasar, kapalan di jari tengah, dan sedikit noda tinta di ujung jari telunjuk.
Deduksi: Dia adalah seorang penulis atau pegawai administrasi yang banyak menulis manual, bukan sekadar mengetik, karena kapalan khusus pada jari tengah menunjukkan penggunaan pena yang intensif.

2. Mengetahui Kebiasaan & Perjalanan (Koper Norwood)
Observasi: Menemukan koper di lokasi kejadian yang berselimut debu tipis, namun pegangannya bersih, serta ada bekas stiker hotel yang baru dilepas.
Deduksi: Pemilik koper baru saja melakukan perjalanan jauh menggunakan kereta (debu), memegang koper tersebut secara intensif (pegangan bersih), dan berusaha menyembunyikan identitas hotel tempatnya menginap (stiker dilepas).

3. Mengetahui Latar Belakang & Ekonomi (Kasus Fiksi)
Observasi: Seorang pria memakai sepatu yang mengkilap, tetapi ada bekas keausan yang tidak rata di bagian tumit luar, dan kancing jasnya sedikit longgar.
Deduksi: Pria ini peduli pada penampilan (sepatu mengkilap) namun mungkin sedang mengalami masalah keuangan atau terburu-buru (kancing longgar), dan dia memiliki cara berjalan yang tidak seimbang yang mungkin disebabkan oleh cedera lama atau kebiasaan duduk tertentu.

4. Mengetahui Tindakan Terakhir (Analisis Lingkungan)
Observasi: Di sebuah ruangan, ada abu cerutu yang berserakan di sebelah kanan kursi, namun majalah yang terbuka berada di sebelah kiri, dan gelas air minum kosong berada jauh di meja seberang.
Deduksi: Seseorang yang merokok (kanan) membaca majalah (kiri) dan bangkit dari kursi untuk menaruh gelas, menunjukkan bahwa dia tidak sendirian atau dia melakukan aktivitas terburu-buru sebelum pergi.

Apakah kita mungkin untuk mengikuti bagaimana Sherlok Holmes berifkir? Jawabannya tidak mungkin. Mendekati pun tidak. Dia adalah tokoh fiktif. Tapi ada yang bisa ditiru dari kebiasaan holmes saat berpikir dia buntu. Yaitu dia membuat jeda dan refleksi. Sering kali Holmes menghisap pipa atau bermain biola saat menghadapi kasus sulit. Ini adalah teknik untuk menjauh sejenak dari masalah agar otak bawah sadar dapat mengolah informasi secara lebih jernih. Jadi jika otakmu rasanya akan meledak ketika memikirkan jalan keluar suatu hal. Berhenti dulu. Kontrolnya ada di diri kamu sendiri, nggak usah nunggu stroke dulu baru berhenti. Telat! 

Berhenti dulu. Dunia bisa nunggu! :)




-Saya pasti pulang-
Share:

Rabu, 15 April 2026

The Decision Book - Mikael Krogerus dan Roman Tschappeler

Judul buku : The Decision Book
Penulis : Mikael Krogerus
Penerbit : W.W Northon and company
Jumlah halaman : 137 halaman
Bahasa : Inggris

Minggu ini saya sangat produktif, jadi sangat banyak hal berguna yang saya lakukan. Tujuannya apa? Biar nggak kebanyakan scroll-scroll shopee sama ig. Kenapa tidak? Kan itu hp sendiri, kan itu kuota sendiri, kan kan kan. Iya benar, saya memang menganut hidup apa adanya, termasuk menahan diri untuk tidak hanya scroll-scroll hp adalah apa adanya saya. Saya pusing lihat berita lalu lalang cepet banget berubah. saya nggak suka target di smartwatch yang sudah saya set tidak goal, ya itu apa adanya versi saya. Nggak perlu maaf memaafkan kalo apa adanya versi kamu beda sama saya. Haha! Oke stop yapping and we start the review.

Karena buku ini berbahasa inggris, tadinya saya mikir mau review buku ini pakai bahasa inggris. Tapi batal. Saya keburu mau baca buku baru saya yang baru saya beli yang kayaknya lebih seru dan dari pada saya nanti malah lupa point-point pentingnya (kalo saya sampai lupa artinya buku ini di MATA (pakai kapital karena MATA saya besar) saya b aja).

Terus terang beli buku ini karena fomo. Buku ini dibahas oleh seorang podcaster kemudian saya ikutan beli. The Decision Book” adalah buku yang ditulis oleh Mikael Krogerus dan Roman Tschäppeler yang menjelaskan kepada pembaca secara singkat mengenai  50 model pikiran dan konsep untuk membantu dalam pengambilan keputusan yang strategis. Karena bahasanya ringkas jadi buku ini sangat mudah dipahami, dan kayaknya cocok dengan orang yang sedang belajar berpikir strategis dan kritis dalam segala hal. Tidak hanya pada manajemen bekerja, tapi juga pengambilan keputusan pribadi. Untuk saya yang udah biasa mengambil keputusan tanpa mikir lama, karena saya yakin kalo hasilnya gagal saya masih punya rencana b,c,d, dan bisa tanggung jawab, kalo hasil dari keputusan saya bener sesuai rencana ya saya lebih bisa tanggung jawab lagi. Menyala banget kepercayaan diri ini. 

Setiap model pikiran dijelaskan dengan singkat dan diilustrasikan dengan contoh-contoh praktis yang relevan. Lalu ditambahkan tools untuk mengambil keputusan seperti “SWOT Analysis” (Analisis SWOT), “Pareto Principle” (Prinsip Pareto), “Cost-Benefit Analysis” (Analisis Biaya-Manfaat), “Decision Tree” (Pohon Keputusan), dan banyak lagi. Buku ini nggak ada kurangnya. Tapi kurang tepat kalo saya yang baca. 


-Saya pasti pulang-
Share:

Psikologi Kematian - Komaruddin Hidayat

Judul buku : Psikologi Kematian
Penulis : Komaruddin Hidayat
Jumlah halaman : 163 Halaman
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Mizan
Harga : 0 (Dikasih teman)
Cetakan 1 Tahun 2005

Buku ini adalah pemberian teman. Dua tahun yang lalu saat dia kasih buku ini, dia kasih catatan juga, "kamu harus baca buku ini Ki!" katanya. FYI, teman saya itu psikolog. Jadi saya pikir ini buku diberikan ke saya karena dia tahu saya suka baca dan dia punya buku baru tentang psikologi, sudah titik. 

Sampai akhirnya dua tahun kemudian yaitu tahun 2026 buku ini baru saya baca ketika saya lapar sekali dengan bacaan yang ada "isinya". Buku ini terlihat kuno dilihat dari cover dan jenis kertasnya. Kertas yang dipakai masih kertas warna putih. Dengan kondisi mata saya yang silinder parah dan pterygium, agak cepat lelah saya bacanya. 

Tapi namanya juga rayap buku (bukan lagi kutu), ketika sampai dihalaman 14, kemudian saya tidak bisa lagi menahan diri untuk membaca halaman-halaman berikutnya sampai selesai.

Membahas soal kematian bisa menimbulkan sebuah pemberontakan yang menyimpan kepedihan pada setiap jiwa manusia. Yaitu kesadaran dan keyakinan bahwa mati pasti akan tiba dan punahlah semua yang dicintai dan dinikmati dalam hidup ini. Kesadaran ini lalu memunculkan sebuah protes berupa penolakan bahwa masing-masing kita tidak mau mati. Setiap orang berusaha menghindari semua jalann yang mendekatkan ke pintu kematian. Jiwa kita selalu mendambakan dan membayangka  keabadian. Pemberontakan dan penolakan akan kematian ini telah melahirkan dua mazhab psikologi kematian. 

Mazhab pertama adalah mazhab religius, yaitu mereka yang menjadikan agama sebagai rujukan bahwa keabadian setalah mati itu ada dan untuk memperoleh kebahagiaan yang abadi, seseorang yang religisu menjadikan kehidupan akhirat sebagai obyek dan target paling tinggi. Kehidupan dunia selayaknya dinikmati, tetapi bukan tujuan akhir dari kehidupan. Apapun yang dilakukan di dunia dimaksudkan sebagai investasi kejayaan di akhirat.

Yang kedua adalah mazhab sekuler yang tidak peduli dan tidak yakin akan adanya kehidupan setelah mati. Namun secara psikologis keduanya memiliki kesamaan, yaitu spirit heorisme yang mendambakan keabadian hidup agar dirinya selalu dikenang sepanjang masa. Untuk memenuhi keinginan itu, setiap orang ingin menyumbangkan sesuatu yang besar dalam hidupnya, minimal untuk keluarganya. Maka setiap orang berusaha untuk meninggalkan warisan berupa potret diri, karya tulis, kuburan dan ada yang membuat patung besar. Ini semua secara psikologis menceritakan satu hal : Bahwa setiap orang sesungguhnya menolak kematian, ingin hidup dikenang sebagai pahlawan agar jiwanya tetap hidup.

Buku ini dikeluarkan tahun 2005, apakah ketika dibaca tahun 2026 masih relate? Ya masih, karena mau tahun kapan mati itu pasti datang. Kebetulan sampai tahun 2026 belum ada sih cara mencegah kematian datang. Ada yang mencoba kabur dari kiamat tapi kalo kabur dari kematian? kayaknya hanya ada di film drakula aja ya. 



-Saya pasti pulang-
Share:

Minggu, 12 April 2026

Cerita Rakyat Pilihan Pemalang Puser e Jawa - Ulil Albab

Judul buku : Cerita Rakyat Pilihan Pemalang Puser e Jawa
Penulis : Ulil Albab dan teman-teman
Jumlah halaman : 254 Halaman
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Mandiri
Harga : 0 (Dikasih teman)
Cetakan 2018

Lagi-lagi buku yang dikasih teman. Nggak modal banget Rizki. Haha. Buku ini adalah buku pemberian atasan saya waktu beliau pindah. Sebenarnya sudah lama saya browsing mencari informasi mengenai sejarah Pemalang, ada? Banyak. Tapi hanya beberapa yang runtut, urut dan enak dibaca. Buku ini salah satunya? Tidak.

Dengan banyaknya poin penting yang akan diceritakan, jika saya bagi ada kategori sejarah, cerita rakyat, beberapa tempat bersejarah di Pemalang, buku ini lebih baik jika dipetakan per kategori saja.  Dan bukan dari sudut pandang penulis. Ini sejarah, jadi menurut saya harus diceritakan apa adanya. Keadaan, waktu, dan latar harus jelas. Bukan komentar pribadi dari penulis.

Intinya buku ini adalah kumpulan kisah tradisional yang dihimpun oleh Ulil Albab dan rekan-rekan, yang menyoroti kisah-kisah menarik dari daerah Pemalang. Buku ini cukup membantu untuk orang yang awam sekali mengenai Pemalang dan tertarik dengan kisah dan latar belakangnya. Mengantarkan ke gerbang selamat datang. Hanya sampai situ.

Tapi jika kalian mau aku rekomendasikan, ada satu blog yang saya temukan ketika saya browsing tentang sejarah Pemalang. Dari sekian banyak, blog ini adalah yang peta nya paling jelas. Alamatnya ada di https://karnotopemalang.blogspot.com/ . Sepertinya sudah lama blog ini tidak aktif karena tidak ada post baru. Blog ini ditulis dengan rapi, runtut, dan dipisahkan sesuai kategorinya. Beliau membagi menjadi kategori wilayah, asal-usul dan legenda. 



-Saya pasti pulang-
Share:

Jumat, 10 April 2026

Agatha Christie Penulis Buku Misteri dan Seri Detektif

Bermula dari perasaan lapar akan bacaan yang bagus. Yang sepertinya buku "genre" saya dari penulis Indonesia sudah habis saya lahap. Kemudian coba beli buku dari penulis baru dari penerbit yang baru saya tahu belakangan bahwa itu adalah penerbit mandiri yang artinya peran editor dan penyunting karya sangat sedikit (dan pasti terbit). Ada 2 buku yang saya beli dan saya kecewa dengan isinya. Akhirnya kekecewaan itu membuat saya browsing buku-buku lain yang saya sempat mikir dulu untuk beli karena sebagian bukunya belum di sadur dalam bahasa Indonesia. Tapi masa saya nyerah hanya karena bahasa? Bahasa kalbu saja saya jabanin. Orang normal kemudian menjadi bisu didepan saya saja masih saya temenin. Ya kali cuma bahasa inggris setebal 350 halaman nggak bisa saya taklukan. 

Agatha Christie, yang dijuluki sebagai "Queen of Crime," merupakan penulis fiksi detektif paling produktif dan terlaris sepanjang masa dengan karya-karya yang telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 100 bahasa. Lahir dengan nama Agatha Mary Clarissa Miller pada 15 September 1890 di Torquay, Inggris, ia tumbuh dalam keluarga kelas menengah ke atas dan menjalani pendidikan mandiri di rumah yang memungkinkannya mengembangkan imajinasi yang sangat liar sejak usia dini. 

Karier menulisnya dimulai dari sebuah tantangan dari saudara perempuannya, yang kemudian melahirkan novel pertamanya, The Mysterious Affair at Styles (1920), yang juga memperkenalkan karakter detektif legendaris asal Belgia, Hercule Poirot. Selama masa Perang Dunia I, Agatha bekerja sebagai apoteker, sebuah pengalaman krusial yang memberinya pengetahuan mendalam mengenai berbagai jenis racun, yang kemudian menjadi metode pembunuhan favorit dalam banyak plot ceritanya yang rumit. Selain Poirot, ia juga menciptakan karakter Miss Jane Marple, seorang wanita tua yang tajam dan intuitif, yang menjadi representasi kecerdasan pengamatan sosial di lingkungan pedesaan Inggris.

Kehidupan pribadi Agatha tidak kalah misterius dari novel-novelnya, terutama peristiwa menghilangnya beliau secara misterius selama sebelas hari pada tahun 1926 yang memicu pencarian besar-besaran di seluruh Inggris, sebuah insiden yang konon dipicu oleh kesedihan atas kematian ibunya dan keretakan pernikahannya dengan suami pertamanya, Archibald Christie. Namun, ia kemudian menemukan kebahagiaan baru setelah menikah dengan arkeolog Max Mallowan, di mana ia sering mendampingi suaminya dalam ekspedisi ke Timur Tengah. 

Pengalaman di situs-situs arkeologi ini menginspirasi karya-karya ikonik lainnya seperti Murder on the Orient Express dan Death on the Nile. Sepanjang hidupnya, Agatha menulis 66 novel detektif dan 14 kumpulan cerita pendek, serta memegang rekor untuk drama panggung dengan durasi tayang terlama di dunia, The Mousetrap. Atas kontribusinya yang luar biasa terhadap sastra, ia dianugerahi gelar Dame Commander of the Order of the British Empire (DBE) pada tahun 1971, sebelum akhirnya wafat dengan tenang pada 12 Januari 1976, meninggalkan warisan intelektual berupa teknik plot "whodunnit" yang hingga kini tetap menjadi standar emas dalam genre misteri.

Agatha Christie adalah salah satu penulis paling produktif dalam sejarah. Berikut adalah daftar karya novel detektif dan kumpulan cerita pendek utamanya, diurutkan berdasarkan tahun penerbitan aslinya di Inggris (mulai dari yang tertua):
  1. The Mysterious Affair at Styles (1920) – Penampilan perdana Hercule Poirot.
  2. The Secret Adversary (1922) – Penampilan perdana Tommy dan Tuppence.
  3. The Murder on the Links (1923).
  4. The Man in the Brown Suit (1924)
  5. Poirot Investigates (1924) – Kumpulan cerita pendek.
  6. The Secret of Chimneys (1925).
  7. The Murder of Roger Ackroyd (1926) – Novel yang melambungkan namanya karena twist yang kontroversial.
  8. The Big Four (1927).
  9. The Mystery of the Blue Train (1928).
  10. The Seven Dials Mystery (1929).
  11. Partners in Crime (1929) – Cerita pendek.
  12. The Murder at the Vicarage (1930) – Penampilan perdana Miss Marple.
  13. The Sittaford Mystery (1931).
  14. Peril at End House (1932).
  15. Lord Edgware Dies (1933).
  16. Murder on the Orient Express (1934) – Salah satu karyanya yang paling ikonik.
  17. The ABC Murders (1936).
  18. Cards on the Table (1936).
  19. Death on the Nile (1937).
  20. Appointment with Death (1938).
  21. Hercule Poirot's Christmas (1938).
  22. And Then There Were None (1939) – Novel misteri terlaris sepanjang masa.
  23. Evil Under the Sun (1941).
  24. The Body in the Library (1942).
  25. Five Little Pigs (1942).
  26. Death Comes as the End (1944) – Berlatar di Mesir Kuno.
  27. Sparkling Cyanide (1945).
  28. The Hollow (1946).
  29. Crooked House (1949) – Salah satu favorit pribadi Agatha Christie.
  30. A Murder is Announced (1950).
  31. Mrs. McGinty's Dead (1952).
  32. A Pocket Full of Rye (1953).
  33. 4.50 from Paddington (1957).
  34. The Pale Horse (1961).
  35. The Mirror Crack'd from Side to Side (1962).
  36. A Caribbean Mystery (1964).
  37. At Bertram's Hotel (1965).
  38. Endless Night (1967).
  39. Hallowe'en Party (1969).
  40. Passenger to Frankfurt (1970).
  41. Nemesis (1971).
  42. Elephants Can Remember (1972).
  43. Postern of Fate (1973) – Novel terakhir yang ia tulis.
  44. Curtain: Poirot's Last Case (1975) – Kasus terakhir Poirot (ditulis pada 1940-an tapi disimpan untuk diterbitkan menjelang kematiannya).
  45. Sleeping Murder (1976) – Kasus terakhir Miss Marple (diterbitkan secara anumerta).
Fakta Menarik: Selain genre misteri, Agatha Christie juga menulis 6 novel romantis dengan nama samaran Mary Westmacott, dimulai dari Giant's Bread (1930).

-Saya pasti pulang-
Share:

Rabu, 08 April 2026

Umur 40, Kok Gini Amat? - Han Sung Hee

Judul buku : Umur 40, Kok Gini Amat?
Penulis : Han Sung Hee
Penerbit : Haru
Harga : 84.000
Jumlah halaman : 357 Halaman

Ini buku kedua yang saya baca di bulan April. Buku ini ditulis dengan sudut pandang seorang ibu yang sudah berusia 70 tahun dan sudah pernah melewati usia 40 tahun. Semacam pesan-pesan seorang ibu kepada anaknya yang baru saja menginjak usia 40-an. 

Kenapa saya beli? Karena saya hampir 40 tahun. Dan saya rasa hidup manusia itu seperti kurva yang naik turun, dan dari pengamatan saya, usia 40 tahun itu kurvanya makin landai, baik secara fisik maupun mental kecuali teman saya yang pubernya nggak selesai-selesai, kurvanya naik teross. Ya kapan lagi aku akan berusia 40 tahun. Jadi harus dipersiapkan sebaik mungkin kan?

Ada beberapa yang saya tandai dalam buku ini. Bagian-bagian yang menarik. 
  1. Apa yang kamu lakukan untuk dirimu sendiri hari ini? Apa kamu menghabiskan terlalu banyak energi untuk menjaga orang-orang disekitarmu? Mengesampingkan dirimu sendiri? Kuharap kamu tidak begitu. Mereka yang mengaku mencintaimu hanya ingin kamu bahagia. Jadi, apapun yang terjadi, aku berharap kamu menjaga diri sendiri dulu.
  2. Jika kamu suka sepi, jika kamu suka sendiri, jika kamu ingin istirahat dari dunia yang bising, istirahatlah. Berdiam diri tanpa melakukan apa-apa bukan tindakan egois, ia sama saja dengan sedang menemui Yang Maha Kuasa.
  3. Apa yang kamu khawatirkan pada masa tuamu? Mau kamu khawatirkan sekarang atau nanti, mau kamu khawatirkan atau tidak, itu sudah pasti datang dan terjadi.
  4. Lakukan yang selama ini kamu ingin lakukan. Jika mereka mengaku mencintaimu, mereka akan ikut bahagia ketika kamu melakukannya. 
Ini buku yang bagus. Banyak sekali hal-hal yang saya catat sebenarnya dalam buku harian saya mengenai poin-poin penting dalam buku ini. Tapi tidak semua bisa dicatat disini juga. Kekurangannya mungkin hanya karena si penulis menempatkan diri menjadi penasehat dalam buku ini namun lebih banyak menceritakan pengalaman pribadinya, bukan terpusat pada "anak" yang hampir menginjak usia 40 tahun tersebut (yang mana pembacanya saya yakin adalah manusia-manusia dengan range usia yang hampir seperti saya, yang butuh panduan, bukan butuh cerita pengalaman orang lain). 

Jadi kamu tertarik beli bukunya? Atau kamu sudah cukup sukses melewati usia 40 tahun?

-Saya pasti pulang-
Share:

Kamis, 11 Desember 2025

Surat Kopi - Joko Pinurbo

Judul SURAT KOPI
Penulis Joko Pinurbo
Diterbitkan Grasindo (Gramedia) Tahun 2018
Harga pas beli Rp. 59.000


Joko Pinurbo adalah salah satu penulis favorit saya. Puisinya selalu tepat, mek jleb, disini (entah dimana). Dan salah satu buku yang saya baca hasil karya beliau di tahun 2025 adalah Surat Kopi. Dari halaman 1 sampai halaman terakhir semuanya sungguh jleb! Entah gimana jelasinnya, kalian suka puisi? baca buku ini, kalian akan tahu yang aku maksud. Salah satu puisi yang jadi favorit 1 dalam buku ini adalah puisi berjudul kumpul kopi. 

Kumpul Kopi

Ketika dua atau tiga cangkir kopi
berkumpul untuk merayakan sepi
puisi ada di tengah-tengahnya

Diluar hujan, baterai laptop saya habis, saya malas bergerak walau cuma 1 meter dari meja laptop saya. Jadi mari ngopi saja. 

-Saya pasti pulang-
Share: