AL FAJR

                                                            AL FAJR 30 Ayat Makkiyah

Artinya WAKTU FAJAR


MUKADIMAH 
Pokok-pokok isi surat Al Fajr adalah Allah bersumpah bahwa azab terhadap orang kafir tidak akan dapat dielakkan. Beberapa contoh dari umat yang sudah dibinasakan, kenikmatan hidup ataubencana yang dialami seseorang, celaan terhadap orang yang tidak mau memelihara anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin, kecaman terhadap orang yang amat mencintai harta, malapetaka yang dihadapi orang kafir di hari kiamat, dan orang yang berjiwa muthmainah (tenang) mendapat kemuliaan di sisi Allah.

LATAR BELAKANG
Imam Ibnu Abi Hatim telah mengetengahkan sebuah hadis melalui Buraidah sehubungan dengan firman Allah : "Hai jiwa yang tenang". Buraidah mengatakan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan Hamzah radhiallahu anhu.

Ibnu Abbas telah menceritakan pula bahwa nabi telah bersabda : "Siapakah yang akan membeli sumur Raumah, lalu menjadikannya air minum yang tawar dan segar, semoga Allah mengampuni dosa-dosanya". Kemudian sumur itu dibeli oleh Utsman dan merelakannya untuk air minum bagi semua orang. Berkenaan dengan itu Allah menurunkan firman : "Hai Jiwa yang tenang".

ISI KANDUNGAN SURAT
Dalam surat ini Allah membuka dengan sumpah menggunakan waktu Fajar. Yaitu waktu subuh. Kemudian menggambarkan kisah-kisah kaum terdahulu. Seperti kondisi kaum Ad yang digambarkan bahwa mereka memiliki peradaban yang sangat tinggi namun ketinggian peradaban dan kekuatan fisik mereka tidak berarti karena mereka mendustakan agama sehingga Allah membinasakan mereka.

Ada pula kaum Tsamud yang datang setelah kaum Ad musnah, yang ternyata tidak mengambil pelajaran dari kaum sebelumnya. 

Kemudian adapula Firaun yang memiliki banyak tentara dan berlaku sewenang-wenang dengan membuat kerusakan dimka bumi. Maka Allah memusnahkan meraka. 


Hikmah dan Pembelajaran
Hendaknya kita merenungkan peristiwa-peristiwa yang terdahulu agar tidak mengulang kesombongan dan kebodohan.




0 komentar:

Posting Komentar