Tampilkan postingan dengan label corat coret. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label corat coret. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Mei 2026

Penyihir dan Kucing Hitam

Bagi mereka aku adalah penyihir
Kalau begitu aku akan jadi kucing hitam
Kenapa bukan sapu? Bisa dibawa kemana-mana
Kenapa bukan panci ramuan? Lebih berguna

Aku cemburu bagaimana kamu tidak pernah marah pada kucing
Aku cemburu bagaimana suaramu berubah imut ketika memanggil kucing
Aku cemburu bagaimana seekor kucing asing liar korengan
Bisa membuat pupil matamu membulat lucu dan menggemaskan

Aku akan menjadi kucing hitam yang menggelayut dikakimu
Aku akan menjadi kucing hitam yang menganggumu
Aku akan menjadi kucing hitam paling bahagia didunia 
Karena bisa selalu dekat denganmu, penyihir



-Saya pasti pulang-
Share:

Di Kuburan Banyak Bunga Kamboja

Suatu pagi aku bertemu kakek tua yang suka mancing di kali
Marah-marah dia bilang
Setiap hari mancing tidak dapat ikan
Tapi aku lirik ember itu penuh ikan

Sorenya aku bertemu kakek tua itu di taman 
Marah-marah lagi dia bilang
Dari pagi sampai sore, tak ada bunga yang mekar
Tapi keranjangnya penuh bunga

Siangnya sebelum kakek itu memanggilku lagi
Aku bertanya lebih dulu
Kakek ingin ikan apa? Dengan sopan
Kakek ingin bunga apa? Dengan santun

Sarden, kembung, cakalang! 
Katanya sambil teriak-teriak menggila
Kamboja! Kamboja! Kamboja!
Kali ini dia mengambil parang

Lalu kenapa kau mancing di kali? 
Kulempar pancing dan embernya
Lalu kenapa kau pergi ke taman mawar? 
Kubuang keranjang bunganya

Lalu Kau berharap apa? 
Kubanting kakek itu sekaligus parang ditangannya
Kutendang otaknya yang hanya pemanis kepala
Menggelinding otak itu ke kuburan ketemu kamboja yang ia harapkan



-Saya pasti pulang-
Share:

Senin Nanti Aku Cantik Lagi

Kali ini bahagia tak lagi kupinjam dari ketersediaan bahumu
Tapi dari cepatnya obat turun panas
Yang disuntikan melalui selang infus ditanganku
Mengalir melalui aliran darah
Terarah menuju Sawar darah otak
Agar Senin nanti tak ada yang tahu
Bidadari secantik aku
Pernah terkapar ditempat seperti ini
Satu lawan satu melawan Salmonella typhi



-Saya pasti pulang-
Share:

Minggu, 12 April 2026

Buku Yang Aku Baca Terakhir Sangat Tipis

Buku yang aku baca terakhir sangat tipis
Covernya hanya hitam dan putih
Buku yasin saja lebih effort
Mulanya aku memandang sebelah mata
Tapi sejak halaman pertama aku terpana
Tiap halamannya berisi kalimat hangat
Hanya saja aku tak suka endingnya
Terlalu singkat, aku kehilangan


-Saya pasti pulang-
Share:

Jumat, 10 April 2026

Equivalent

Kekasihku yang tampan merelakan dirinya diambil orang
Bermalam-malam dia menghamba 
Pada perempuan yang hanya terlihat ujung hijabnya
Pada perempuan yang hanya terlihat tali sepatu pink nya

Sudah bersiap aku dihempas 
Luka patah hati yang dahsyat
Sebuah inspirasi yang bisa kujual 
Pada buku yang sedang kugarap

Nyatanya tidak
Kupikir lagi kita sepertinya memang jodoh
Mereka bilang kita serupa
Aku dan kau sama brengseknya


-Saya pasti pulang-
Share:

Lalagodzilla Vs Ultraman Cabang OGLE-2016-BLG-1928

Perkara tuduhan penjahat, bisa jadi menurut Lalagodzilla, ultraman juga penjahat. Sutradaranya aja yang nggak adil. Lalagodzilla sering digambarkan sebagai kekuatan alam yang destruktif, agresif, dan mengancam manusia, baik sebagai penjahat maupun pelindung. Ultraman, sebagai pelindung Bumi, bertugas melawan monster raksasa atau Kaiju yang mengancam ketertiban. Secara logis, Ultraman akan menghadapi Lalagodzilla untuk menghentikan kehancuran yang ditimbulkannya. Siapa yang nyuruh elu pakai kekerasan ul? Pernah komunikasi? Ngajak ngomong? Duduk berdua, bawa pak RT jadi saksi. Dengerin lalagodzilla maunya apa? Pernah? 

Bisa jadi beda sutradara beda cerita. Misal nih sutradaranya aku kan ya. Dimataku sebenernya Lalagodzila dibalik suara goar-goarrrnya doank itu kalo pakai translator tuh artinya gini bang ultraman, ga usah bangsat-bangsat amat lah, situ jg ga cakep-cakep amat, ga usah sok menolak apa yg ga pernah aku tawarin. Jangan heri bang, situ kok heboh sendiri. Situ nggak ngerti bahasa aku. Aku ga ngerti bahasa situ. Jadi udahlah, yang simple aja. 

Terus ultraman akan menjawab nih, heh La! (panggilan sayang ultraman ke lalagodzilla) lu tu jd cewe juga jangan kepedean, udahlah gendut, pendek, item, goar goar doank bisanya, aku tu ya kalo jalan sama cewe lain tu wajarnya kamu cemburu, ngamuk, jangan kaya batu. Diem-diem bae lu ah, sebel gue. Ego laki-laki aku butuh dikasih makan inih biar keliatan macho, keren, tampan, mewangi, ser!

Jujur, sebagai sutradara bohongan ditulisan ini aku capek ngetik tulisan gila semacam ini. Apa yah? Kaya memberitahukan ke dunia bahwa ada yang janggal pada diriku. Wkwkw. Tapi kalo nggak ditulis akan mengganjal. Dan aku nggak suka. Dan ya sudah kadung recok banget dah citraku ini. Jadi sekalian. Tulisan ini tiba-tiba aku tulis hari kamis kemarin di tab. Dan setelah nulis aku lega. Jadi sayang kan kalo nggak dipublish? Tulisannya? Ketidakwarasannya dong.

Oke kembali ke cerita Lalagodzilla Vs Ultraman Cabang  OGLE-2016-BLG-1928. Sutradara udah capek nih bray kalian endingnya mati semua aja dah biar gampang. 

Lalagodzila dan ultraman menjawab serentak : Nggak mau!

Ya udah kalo nggak mau mati semua ya hidup semua, rukun, damai, bekerja sama  ngalahin trump.

Lalagodzilla dan ultraman : Nggak mau, darah dibalas darah, nyawa dibalas nyawa. Kesalahpahaman ini dibalas biarlah tetap jadi kesalahpahaman. Nggak usah diluruskan. 

Lalagodzila : grrrroooarrr (artinya : situ emang penjahat kocak ngaku aja sok polos lu)
Ultraman : tsaaaahh (artinya : situ itu masternya penjahat! sumpah nggak pernah lihat makhluk ciptaan Tuhan sejahat lu!)

Sutradara ini makin sebel yah agaknya. Tamat lah, ngarang cerita lain yang agak romantisan, yang ada adegan ciumannya kaya drakor. Apaan sih nih dua ekor penjahat. Kaya bayi banget, sampe lumutan ga ada adegan romantisnya. Chat dikit ribut. Kesenggol dikit ribut. Emang pantes disebut duta keributan.

Lalu, lalagodzilla vs ultraman cabang  OGLE-2016-BLG-1928 pun tamat. Nggak janji sih berhenti nulis tulisan beginian. Cuma mereka tamatin aja lah, menuh-menuhin draft catatan.

----

Pesen ni ye buat lalagodzilla dulu : lu kl kesepian, cari kesibukan, bercocok tanam kek, mempercantik diri kek, bukan malah berdiam diri, kesambet lu jadi ngamukan.

Pesen buat ultraman : jangan mentang-mentang tokoh utama jadi semau-maunya. Ingat kamu bukan pusat tata surya. Kamu mati, ada 1001 cerita lain yg kekuatannya bahkan ga terbatas 3 menit doank habis itu dadanya titat titut titat titut. Idih brisik. Ada saitama noh sesion 3 baru keluar meskipun bajakannya ga karu-karuan gambarnya tapi kekuatanya oke punya. Kurang-kurangin perasaan palingnya.  Tobat lu.



-Saya pasti pulang-
Share:

Riding the Crimson Wave

Dari duduk kemudian langsung berdiri
Rasanya setengah mati
Terhuyung, untung ada pegangan
Walau tak jelas tujuan

Perutku rasanya macam-macam
Otot perut yang kubanggakan 
Lupalah sudah
Pada hari seperti ini aku merutukinya

Mukaku berminyak lebih dr biasanya
Malas berkaca, malas berkamera, 
Malas mendengar suara, malas bekerja, 
Aku ingin tidur dan mendekap perutku erat sampai ia reda

Kalian, ya kalian, berisik sekali dari tadi
Bekerjalah ditempat lain, mintalah petunjuk pada orang lain
Diam!
Aku sedang mens!


-Saya pasti pulang-
Share:

Minggu, 29 Maret 2026

Cekikikan

Ketika semesta menunjukan warna yang sama berulang kali
Itu adalah tanda
Berhentilahh keras kepala dengan memberi warna yang lain
Yang menjadi kecintaanmu

Kebodohanku adalah menulis beratus lembar puisi
Untuk orang yang tidak suka membaca
Gerombolan kucing kampung dipojokan cekikikan
Lihat itu pahlawan kesiangan



-Saya pasti pulang-
Share:

Kau Tetap Boleh Bilang Bahwa Kau Menyukai Hujan

Sayang, aku lihat ribuan jari tap love pada media sosialmu, deretan teman antri untuk sekedar tertawa bersama dimeja coffee shop yang dipesan atas namamu

Sayang, apa kau sedang pencitraan? Karena yang aku baca hanya sinyal permintaan tolong dari matamu yang dimataku terlihat seperti anak anjing.

Sayang, pada fans fanatikmu itu, kau boleh berkoar bahwa kau menyukai hujan. Benarkah? Karena yang aku baca dari matamu yang mirip anak anjing adalah kau mencintai hujan hanya karena selama ini tak punya tempat berteduh. 

Sayang, sini, kemarilah bersandarlah dibahuku. Tak perlu banyak bicara. Aku sudah tahu.

-Saya pasti pulang-
Share:

Aku dan Laba-Laba Gendut

Ceritamu tertinggal disana sini
Laba-laba gendut sampai minder mau buat sarang
Karena dia memintal benang sampai jadi
Kemudian sampai rusak
Kemudian sampai dibangun lagi
Masih saja kau tertinggal
Sampai lumutan sampai karatan
Sampai putus asa aku menahan rindu

Aku dan laba-laba gendut berpandangan
Sialan kan?

-Saya pasti pulang-
Share:

Kebanyakan Tidur Siang

Tidak semua manusia yang malamnya tidak bisa tidur itu karena sedang ada masalah. Bisa jadi dia memang penjaga keamanan shift malam. Tidak semua manusia yang malamnya tidak bisa tidur itu karena ada gangguan tidur atau insomnia. Bisa jadi karena ternyata kebanyakan tidur siang. Tidak semua manusia yang malamnya tidak bisa tidur itu karena sedang ada sesuatu yang terjadi. Bisa jadi karena dia sedang tidur di hotel bintang lima, yang ya walaupun bagus tapi terasa asing diotak.  Tidak semua manusia yang malamnya tidak bisa tidur itu karena butuh di ucapkan selamat tidur. Bisa jadi dia bangun dari ketindihan karena tidak baca doa dulu sebelum tidur jadi setan pengen akrab-akrab satu kasur sama dia. 

Jadi berhenti memberi pertolongan. Mereka tidak butuh ditolong. Karena sepertinya kau lebih butuh ditolong karena bolak-balik cek notif gaib. 


-Saya pasti pulang-
Share:

Sabtu, 28 Maret 2026

Percakapan Buntu dan Terserahlah

Tak usah lari untuk dikejar
Duduk disana, Ya ya berdiri pun tak apa
Tiduran pun tak masalah
Terserahlah

Aku akan bicara, Sukur kau dengar
Jika tidak, kau yang tuli
Pura-pura tuli pun terserahlah

Komunikasi antar manusia punya rumus
Aku bertanya, kau menjawab
Kau menjawab, aku tetap yg bertanya
Ini wawancara kerja kah? 

Kalo mau hidup itu urusanmu
Kalo mau mati, matilah tak usah kebanyakan basa basi
Yang penting jangan ajak aku bicara lagi
Percakapan buntu dan terserahlah



-Saya pasti pulang-
Share:

Minggu, 22 Maret 2026

Hai-nya Datang Tadi Siang

Televisi usang hitam putih dengan gambar plitat plitut mengabarkan : 
BMKG membawa ramalan tepat sempurna, besok cuaca cerah

Payung hitam dipojokkan rumah bilang : 
tetap bawa aku untuk berjaga

Dari apa? Aku bertanya. 
Mereka diam. 
Dari apa? Aku ulangi, barangkali mereka tuli. 

Pena diatas kertas yang sedari tadi bingung dengan bahagiaku yang tiba-tiba,
pelan berbisik hampir tak terdengar : 
Dari Hai-nya yang datang tadi siang, barangkali sekedarnya

Aku merasa ditampar, kemudian tersadar, barangkali mereka benar


-Saya pasti pulang-
Share:

Kamis, 19 Maret 2026

Rasanya Penuh Orang

Jalanan penuh orang
Padahal jarak yang kutempuh hanya 1 km, rasanya lama
Pasar penuh orang
Padahal aku hanya beli tempe dan cabe untuk nanti sore, rasanya sesak

Warung bakso diseberang pasar penuh orang
Padahal katanya sehat jasmani dan rohani adalah syarat wajib puasa
Orang sakit mana pagi-pagi makan bakso, mungkin rasanya kembali waras

Salon kecantikan penuh orang
Padahal niatku maju mundur, namun akhirnya terjadi
Sebagian perempuan didalamnya menyayangkan
Beberapa pelayan salon menggerayangi kepalaku, mengelus rambutku sebelum dieksekusi
bertanya dengan nada sayang : "Sepanjang ini berapa tahun kak?"
Bau obat kimia untuk rambut menyeruak, rasanya pusing

Kuburan pun penuh orang
Aku hanya numpang lewat, kuburan bapakku jauh, rasanya rindu
Tapi doa katanya bisa disampaikan lewat udara
Maaf ya pak jarak jauh, udah modern nih. Ah rasanya makin rindu.

Ada yang berbeda kali ini
Tak ada hiruk pikuk persiapan menempuh jarak 199 km lagi
Tak ada arah ketimur, Aku ke barat

Rumah sudah kusapu bu
Piring sudah kucuci sampai mengkilat
Sudah pula kutaruh vas berisi bunga warna-warni
Karpet besar sudah kuhamparkan

Lalu kapan tamu itu akan datang?
Katanya didatanginya adalah tanda kemenangan
Padahal aku tak sedang perang 
Dan tak sedang menjalani perlombaan

HPku bunyi, tamu itu bilang mau sidang dulu
Aku menarik selimut lagi, tidur lagi


-Saya pasti pulang-
Share:

Rabu, 18 Maret 2026

Pesan Dalam Rangka Merayakan Liburan Yang Tanpa Pesan

Sore ini panas, mataku mengernyit. Silau. Baru kena matahari. Tidur. Bangun. Tidur lagi. Bangun lagi. Masih bisa bangun lagi ternyata. Tenggorokanku kering. Tidur kemalaman, sahur kepagian. Ah berantakan. Rupanya begini rasanya merayakan liburan tanpa ada yang pesan : "Jangan lupa bawa laptop".

Dalam rangka merayakan liburan tanpa ada yang pesan : "Jangan lupa database dibackup", aku sudah membuat list panjang film-film apa saja yang akan aku tonton. Kali ini aku tidak baca buku. Liburan tanpa ada yang pesan ini akan aku habiskan dengan hal-hal yang jarang-jarang bisa aku lakukan. Salah satu film membuatku menarik nafas panjang. Sebuah ending yang tidak terlalu diharapkan penonton. Iya, sebuah perpisahan.

Dari jauh kudengar suara anak kampung sebelah main petasan. Lewat jendela kamarku, pikiranku melambung diudara. Kenapa setiap perpisahan menghasilkan rasa apa ya? kesedihan? bukan. Ini adalah kesepian yang dalam. Sangat gelap. Seperti kita menyalakan petasan, apakah selesai setelah habis dibakar? Tidak, sumbu petasan yang dibakar, jika habis bukan kemudian selesai, ia candu.

Lalu bagaimana cara mengucapkan perpisahan yang benar? Mari kita googling
Mengucapkan perpisahan yang benar dan berkesan sebaiknya dilakukan dengan tulus, menunjukkan empati, menyampaikan terima kasih atas kontribusi/kenangan, serta mendoakan kesuksesan di masa depan. Hindari kesan negatif dengan fokus pada hubungan baik yang tetap terjaga.
Google tidak salah juga ya. Tapi karena referensinya adalah film yang menceritakan kesalahpahaman dua tokoh utamanya, jadi jawaban google itu tidak sesuai dengan yang aku ingin. Jadi dalam rangka merayakan liburan tanpa ada yang pesan : "Maaf kak menganggu dihari libur, bisa cek kan bla bla bla", aku pikir aku menemukan tata cara mengucapkan perpisahan yang benar, agar dua tokoh utama pada film itu tidak meninggalkan perasaan kosong dan kesepian satu sama lain. 

Kalian masih ingat rasanya ketika kita ketiduran didepan TV kemudian keesokan harinya kita sudah bangun diatas kasur tanpa pernah mencoba mengingat bagaimana bisa sampai dikasur? Bagaimana kita ditata sedemikian rupa agar nyaman. Dipakaikan selimut, diucapkan doa-doa, dicium kening kita kemudian diakhiri dengan mematikan saklar lampu kamar kita. Hangat digendong ayah setiap malam.

Dan ketika ketiduran lagi didepan TV, kegiatan digendong ayah pun terulang kembali. Paginya kita tidak ingat. Tapi hidup masih terus berjalan. Sampai pagi, sampai lulus SD, sampai lulus SMP, sampai segede ini. 

Mungkin, begitulah seharusnya tata cara mengucapkan selamat tinggal yang benar. Gini gini aku buatkan scriptnya, untuk tokoh utama 1 ke tokoh utama 2 atau dibalik juga boleh deh : 
Hai kamu, santai dulu, tulisan ini tidak akan membahas masalah terakhir kita, tulisan ini tidak akan ada maaf-maafan. Semuanya sudah aku terima. Terimakasih sudah sempat jadi teman tertawa, teman berfilosofi tentang hidup, teman adu lirik lagu, teman main game online (hey terakhir score kita seri, apakah itu pertanda?, haha), terimakasih sudah jadi teman menertawakan reels receh, teman kirim-kiriman kopi, teman bertukar photo. Walau tak bisa diteruskan, pertemanan yang singkat ini sangat membahagiakan.
Tidurlah lebih awal, hiduplah dengan baik. Selamat Tinggal.
Pesan perpisahan mungkin seharusnya begitu? Ah sudahlah tak usah terlalu dipikir, saya akan melanjutkan merayakan liburan tanpa ada yang pesan : "Mbak, perintah pak kepala, agar bla bla bla".  Aku sibuk, masih ada sederet film yang mau aku tonton sambil rebahan.



-Saya pasti pulang-
Share:

Selasa, 17 Maret 2026

Apel Pagi

Karena besok sudah mulai libur lebaran, pagi ini ada agenda apel pagi. Jam 08.00 WIB. Ketika aku menulis ini adalah pukul 07.11 WIB dan aku belum mandi. Sumpah deh kenapa aku males sekali hal-hal semacam apel pagi. Aku sampai browsing apa sih urgensinya apel pagi di google. Eh aku apel sore aku juga males. Pokoknya apel aku males. 

Menurut google, Apel pagi adalah kegiatan rutin berkumpulnya pegawai, aparat, atau siswa sebelum memulai aktivitas kerja/sekolah untuk mendengarkan arahan pimpinan, pengecekan kehadiran, dan meningkatkan disiplin. Kegiatan ini bertujuan membangun sinergi, motivasi, serta budaya kerja yang tertib dan produktif.

Kepanjangan APEL dalam konteks apel pagi di lingkungan kantor pemerintahan/instansi sering disebut sebagai Amanat Pemerintah, Evaluasi, dan Laporan. Kegiatan ini berfungsi untuk menyampaikan arahan pimpinan, mengevaluasi kinerja, serta melaporkan kegiatan, sekaligus meningkatkan disiplin ASN/pegawai. 

Dih aku baru tahu kalo APEL ada kepanjangannya. Makasih ya kemalasan, dari kemalasan apel, jadi tahu aku kalo apel ada kepanjangannya. Masih kata google, secara historis, kata "apel" diadaptasi dari bahasa Belanda appel yang berarti pengumpulan pasukan untuk pengecekan personil, yang dilakukan rutin di pagi hari. 

Bisa nggak sih kebahagiaan itu ya bahagia aja yang bahagiaaa gia gia giaaaaa tanpa syarat. Nggak usah yang dapat THR tapi dipotong iuran mana suka. Mau pulang cepet tapi harus ngebut kerjain pekerjaan dua hari. Besok libur tapi apel dulu. Ketemu orang yang tepat tapi udah ada yang punya. Eh ya udah mandi Kie!


-Saya pasti pulang-
Share:

Sabtu, 14 Maret 2026

Courage Under Fear

Agak kaget namun mulutku bahkan tidak menyebut apapun apalagi menyebut ayam eh ayam ayam. Temanku menyerahkan telepon genggamnya. Aku bertanya "Siapa?". Dia menjawab dengan isyarat mengangkat bahu. Tak tahu. "Katanya penting banget".

"Halo" Kataku.
"Halo" Suara diseberang sana menjawab.

Kemudian diam, hening, "sial" dalam hatiku. Aku bahkan tidak ingin mendengar suara ini lagi. Tapi bahkan tanpa menyebutkan nama sekalipun aku masih ingat suara siapa diseberang sana.

Temanku satu ruangan memperhatikan. Keheningan ini begitu busuk sampai auranya terlempar kesekitar. Seolah tahu apa yang akan aku lakukan. Suara diseberang sana memecah "Tolong jangan ditutup dulu. Tolong blokir wa ku dibuka. Aku akan telepon ke nomor kamu. Ini penting"

Aku ingat betul ketika SD, aku pernah ketemu anjing liar ketika pulang ngaji sekitar jam 20.00 wib. Tak ada manusia dewasa, jalanan sepi. Dan hal pertama dalam keadaan terdesak ternyata aku tidak lari. Dalam keadaan takut setengah mati, aku ambil batu, kemudian anjing itu pergi. Walau ketika anjing itu pergi, kemudian aku menangis sejadi-jadinya sambil jalan pulang kerumah, bahkan setelah sampai rumah. 

Ketika dewasa kemudian aku sadar. Dalam keadaan takut, aku jarang menampakan ekspresi yang seharusnya, dalam keadaan terdesak hampir tidak pernah minta tolong dan secara spontan, otakku membuat keputusan melawan walaupun kemudian berakhir dengan pulang kerumah, masuk kamar dan nangis sejadinya semalaman karena rasa ketakutan yang susah dijelaskan.

Dan kali ini, mendengar suara ini, respon dasar terhadap bahaya yang aku lakukan adalah berkata : 
"Tidak mau".

Telepon itu aku serahkan kembali ke temanku. Entah sudah ditutup atau belum. Aku tidak peduli. Aku hanya perlu menyelamatkan diri. Aku pulang kerumah, kali ini bukan lagi menangis sejadi-jadinya. Tapi wudhu. Najis lu!


-Saya pasti pulang-
Share:

Kamis, 12 Maret 2026

Ungu dan Merah Muda


Ungu membaca halaman per halaman
Sepertinya, 
Merah muda adalah dongeng sebelum tidur
Untuknya

Merah muda mengulang mendengarkan nada per nada
Sepertinya, 
Ungu adalah lagu pengantar tidur
Baginya

Segala naluri kebinatangan tetap tertahan
Karena moral? 
Ah bukan! 
Karena jarak
Maka jaga jaraknya
Jangan sampai bisa ditempuh dengan motor
Jangan sampai bisa ditempuh dengan mobil
Dengan kereta
Dengan pesawat
Dengan niat

Karena jika jarak tak ada
Setan akan berbisik :
"Kalian serasi, segeralah bercinta dan lahirkan banyak diksi"

-Saya pasti pulang-
Share:

Rabu, 21 Januari 2026

Kopi ditanganku Pakai Gula

Kopi ditanganku pakai gula. Temanku tertawa saat aku mengucap menunya.  Si paling kopi harusnya americano, katanya

Aku tersenyum ingat yang sudah-sudah. Salah satu manusia dibumi ini pernah bilang
"Kalo memang ingin minum kopi kenapa rasa pahitnya diskip" 
Ada banyak orang bilang hal yang sama. Hanya dia yang kuturuti, aku ikuti, minum kopi pahit seperti pro. 

Suatu hari. Dengan mudah manusia itu pergi. Jauh lebih pahit. 

Aku tak ingin mengulang hal pahit. Senin sore ini, kunikmati matahari terbenam. Dengan Kopi ditanganku. Pakai gula takaran normal


-Saya pasti pulang-
Share: