Kamis, 19 Maret 2026

Rasanya Penuh Orang

Jalanan penuh orang
Padahal jarak yang kutempuh hanya 1 km, rasanya lama
Pasar penuh orang
Padahal aku hanya beli tempe dan cabe untuk nanti sore, rasanya sesak

Warung bakso diseberang pasar penuh orang
Padahal katanya sehat jasmani dan rohani adalah syarat wajib puasa
Orang sakit mana pagi-pagi makan bakso, mungkin rasanya kembali waras

Salon kecantikan penuh orang
Padahal niatku maju mundur, namun akhirnya terjadi
Sebagian perempuan didalamnya menyayangkan
Beberapa pelayan salon menggerayangi kepalaku, mengelus rambutku sebelum dieksekusi
bertanya dengan nada sayang : "Sepanjang ini berapa tahun kak?"
Bau obat kimia untuk rambut menyeruak, rasanya pusing

Kuburan pun penuh orang
Aku hanya numpang lewat, kuburan bapakku jauh, rasanya rindu
Tapi doa katanya bisa disampaikan lewat udara
Maaf ya pak jarak jauh, udah modern nih. Ah rasanya makin rindu.

Ada yang berbeda kali ini
Tak ada hiruk pikuk persiapan menempuh jarak 199 km lagi
Tak ada arah ketimur, Aku ke barat

Rumah sudah kusapu bu
Piring sudah kucuci sampai mengkilat
Sudah pula kutaruh vas berisi bunga warna-warni
Karpet besar sudah kuhamparkan

Lalu kapan tamu itu akan datang?
Katanya didatanginya adalah tanda kemenangan
Padahal aku tak sedang perang 
Dan tak sedang menjalani perlombaan

HPku bunyi, tamu itu bilang mau sidang dulu
Aku menarik selimut lagi, tidur lagi


-Saya pasti pulang-
Share:

0 komentar:

Posting Komentar