Rabu, 08 April 2026

Umur 40, Kok Gini Amat? - Han Sung Hee

Judul buku : Umur 40, Kok Gini Amat?
Penulis : Han Sung Hee
Penerbit : Haru
Harga : 84.000
Jumlah halaman : 357 Halaman

Ini buku kedua yang saya baca di bulan April. Buku ini ditulis dengan sudut pandang seorang ibu yang sudah berusia 70 tahun dan sudah pernah melewati usia 40 tahun. Semacam pesan-pesan seorang ibu kepada anaknya yang baru saja menginjak usia 40-an. 

Kenapa saya beli? Karena saya hampir 40 tahun. Dan saya rasa hidup manusia itu seperti kurva yang naik turun, dan dari pengamatan saya, usia 40 tahun itu kurvanya makin landai, baik secara fisik maupun mental kecuali teman saya yang pubernya nggak selesai-selesai, kurvanya naik teross. Ya kapan lagi aku akan berusia 40 tahun. Jadi harus dipersiapkan sebaik mungkin kan?

Ada beberapa yang saya tandai dalam buku ini. Bagian-bagian yang menarik. 
  1. Apa yang kamu lakukan untuk dirimu sendiri hari ini? Apa kamu menghabiskan terlalu banyak energi untuk menjaga orang-orang disekitarmu? Mengesampingkan dirimu sendiri? Kuharap kamu tidak begitu. Mereka yang mengaku mencintaimu hanya ingin kamu bahagia. Jadi, apapun yang terjadi, aku berharap kamu menjaga diri sendiri dulu.
  2. Jika kamu suka sepi, jika kamu suka sendiri, jika kamu ingin istirahat dari dunia yang bising, istirahatlah. Berdiam diri tanpa melakukan apa-apa bukan tindakan egois, ia sama saja dengan sedang menemui Yang Maha Kuasa.
  3. Apa yang kamu khawatirkan pada masa tuamu? Mau kamu khawatirkan sekarang atau nanti, mau kamu khawatirkan atau tidak, itu sudah pasti datang dan terjadi.
  4. Lakukan yang selama ini kamu ingin lakukan. Jika mereka mengaku mencintaimu, mereka akan ikut bahagia ketika kamu melakukannya. 
Ini buku yang bagus. Banyak sekali hal-hal yang saya catat sebenarnya dalam buku harian saya mengenai poin-poin penting dalam buku ini. Tapi tidak semua bisa dicatat disini juga. Kekurangannya mungkin hanya karena si penulis menempatkan diri menjadi penasehat dalam buku ini namun lebih banyak menceritakan pengalaman pribadinya, bukan terpusat pada "anak" yang hampir menginjak usia 40 tahun tersebut (yang mana pembacanya saya yakin adalah manusia-manusia dengan range usia yang hampir seperti saya, yang butuh panduan, bukan butuh cerita pengalaman orang lain). 

Jadi kamu tertarik beli bukunya? Atau kamu sudah cukup sukses melewati usia 40 tahun?

-Saya pasti pulang-
Share:

0 komentar:

Posting Komentar