Mari melanjutkan lagi belajar mengenai 7 surat istimewa dalam alquran. Ar-rahman adalah surat ke 5 yang saya tulis di blog ini. Teman-teman silahkan bisa melihat SURAT AL Kahfi dan SURAT Al Waqi'ah dan Yasin dan Ar Rahman dan Al Mulk yang sudah saya tulis sebelumnya.
Sebagaimana diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: كَانَ النَّبِيَّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- لَا يَنَامُ حَتَّى يَقْرَأَ: {الم، تَنْزِيلُ} السَّجْدَةَ، وَ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْك
Artinya :
Dari Jabir, ia berkata, Rasulullah SAW tidak tidur sebelum membaca Alif Lam Mim Tanzil (As-Sajdah) dan surat Tabarak (Al-Mulk). Dari penjelasan di atas, Rasulullah menerangkan bahwa membaca surat As-Sajdah memiliki beberapa keutamaan, terutama bagi mereka yang membiasakan jelang tidur dan saat rakaat pertama shalat Subuh pada hari Jumat. Bila dirangkum, maka keistimewaan itu sebagai berikut:
Surat Surah As-Sajdah merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang memiliki keistimewaan mendalam, terutama dalam menguatkan keimanan dan kesadaran manusia akan hakikat kehidupan. Surat ini banyak membahas tentang penciptaan manusia dari tanah, proses kehidupan, serta kepastian hari kebangkitan, sehingga memberikan pengingat kuat bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara dan akan ada pertanggungjawaban di akhirat.
Salah satu keistimewaan utama dari Surah As-Sajdah adalah adanya ayat sajdah (ayat ke-15) yang dianjurkan untuk melakukan sujud tilawah ketika dibaca atau didengar, sebagai bentuk ketundukan dan ketaatan kepada Allah SWT. Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat-ayat Sajdah dalam Al-Qur'an, baik di dalam maupun di luar salat. Hukumnya adalah sunah. Sujud ini dilakukan satu kali sebagai bentuk penghormatan dan ketaatan atas keagungan Allah. Ayat sajdah tersebar di 15 tempat dalam Al-Qur'an.
Agak keluar konteks tapi sekalian saja, ini adalah tata Cara Sujud Tilawah. Kalo kamu di Luar Salat Langsung sujud (boleh tanpa wudu menurut sebagian pendapat, namun lebih afdal dengan wudu dan menutup aurat). Kalo kamu dalam salat langsung sujud setelah imam atau diri sendiri membaca ayat sajdah, kemudian berdiri kembali untuk melanjutkan bacaan atau salat.
Bacaannya adalah sebagai berikut :
سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَDibaca latin : Sajada wajhiya lilladzi khalaqahu wa shawwarahu wa syaqqa sam'ahu wa basharahu bi haulihi wa quwwatihi fa tabarakallahu ahsanul khaliqin.
Artinya: "Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membentuknya, dan yang memberi pendengaran serta penglihatan dengan daya dan kekuatan-Nya. Maha Suci Allah sebaik-baik Pencipta."
Selain itu, surat ini memiliki keutamaan khusus karena termasuk surat yang sering dibaca oleh Rasulullah ﷺ pada shalat Subuh di hari Jumat, sebagaimana disebutkan dalam berbagai hadis sahih, yang menunjukkan nilai spiritual dan kedudukannya yang tinggi.
Kandungan surat ini juga menekankan perbedaan antara orang beriman dan orang yang ingkar, serta menggambarkan balasan bagi keduanya dengan sangat jelas, sehingga menjadi motivasi untuk tetap istiqamah dalam kebaikan. Surat ini berisi ajakan untuk bersujud dan mendekatkan diri kepada Allah, Surah As-Sajdah menjadi salah satu surat istimewa yang mampu menenangkan hati, memperdalam rasa takut dan harap kepada Allah, serta mendorong manusia untuk hidup lebih sadar dan bertakwa.
0 komentar:
Posting Komentar