1. Mukjizat Tongkat Menjadi Ular
Ketika Allah memanggil Nabi Musa di sebuah lembah suci, Allah bertanya apa yang ada di tangannya. Musa menjawab bahwa itu adalah tongkat yang ia gunakan untuk berjalan dan menggembala. Lalu Allah memerintahkan Musa untuk melemparkan tongkat itu.
Saat tongkat tersebut dilempar, tongkat itu berubah menjadi ular yang bergerak cepat. Musa sempat kaget dan mundur karena melihatnya. Tetapi Allah menenangkan Musa dan memerintahkannya untuk mengambil kembali ular itu, dan ketika dipegang, ia kembali menjadi tongkat.
Mukjizat ini dijelaskan dalam Surah Taha ayat 17–21.
Ayat 17
وَمَا تِلْكَ بِيَمِيْنِكَ يٰمُوْسٰىAyat 18
"Dan apakah yang ada di tangan kananmu itu, wahai Musa?"
Ayat 19قَالَ هِيَ عَصَايَ اَتَوَكَّؤُا عَلَيْهَا وَاَهُشُّ بِهَا عَلٰى غَنَمِيْ وَلِيَ فِيْهَا مَاٰرِبُ اُخْرٰى"Dia (Musa) berkata, 'Ini adalah tongkatku, aku bertumpu padanya, dan aku merontokkan (daun-daun) dengannya untuk (makanan) kambingku, dan bagiku masih ada lagi manfaat yang lain'."
قَالَ اَلْقِهَا يٰمُوْسٰىAyat 20
"(Allah) berfirman, 'Lemparkanlah ia, wahai Musa!'"
Ayat 21فَاَلْقٰىهَا فَاِذَا هِيَ حَيَّةٌ تَسْعٰى"Lalu (Musa) melemparkannya, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat."
قَالَ خُذْهَا وَلَا تَخَفْۗ سَنُعِيْدُهَا سِيْرَتَهَا الْاُوْلٰى
"Dia (Allah) berfirman, 'Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada (keadaan) semula',"
2. Pertarungan dengan Para Penyihir
Ketika Nabi Musa datang kepada Firaun, Firaun menuduh Musa sebagai penyihir. Ia lalu mengumpulkan banyak penyihir hebat dari seluruh negeri. Para penyihir melemparkan tali dan tongkat mereka. Dengan sihir, benda-benda itu terlihat seperti banyak ular yang bergerak. Namun ketika Musa melemparkan tongkatnya, tongkat itu berubah menjadi ular besar yang nyata dan menelan semua benda yang mereka lemparkan.
Kisah ini disebutkan dalam Surah Al-A'raf ayat 117.
وَاَوْحَيْنَآ اِلٰى مُوْسٰٓى اَنْ اَلْقِ عَصَاكَۚ فَاِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُوْنَۚ
"Dan Kami wahyukan kepada Musa, “Lemparkanlah tongkatmu!” Maka, tiba-tiba ia menelan (habis) segala kepalsuan mereka.
Melihat kejadian tersebut, para penyihir langsung sadar bahwa itu bukan sihir biasa, melainkan mukjizat dari Allah. Mereka segera bersujud dan berkata bahwa mereka beriman kepada Tuhan Nabi Musa dan Nabi Harun. Hal ini membuat Firaun sangat marah karena kekuasaannya mulai ditentang.
Karena hari ini aku libur, aku coba untuk buat komik stripnya. Semoga kalian suka ya. Hihi.
-Saya pasti pulang-


0 komentar:
Posting Komentar