Apa pengalaman kalian dengan kopi point nya Indomart? Enak, ada dimana saja, mudah didapatkan baik online maupun online, kalo minum ditempat bisa sekalian jajan. Saya ceritain pengalaman saya mengenai kopi point.
Pengantarnya selalu sama ya. Saya orangnya itu-itu saja. Pesan kopi yang itu-itu saja. Di jam itu-itu saja. Dengan ukuran gula, es, cup yang itu-itu saja. Nah, yang jadi lucu adalah. Ternyata pola itu diingat oleh salah satu barista di salah satu gerai point kopi di kota saya. Oke sampai sini belum lucu. Krik krik krik.
Pada suatu siang, seperti biasa saya sendirian, jalan kaki, kepanasan dan pesan kopi. Siang itu sepi. Tak ada antrian. Saya lihat plank menu diatas. Ya sama kaya kalian mestinya kalau mau pesan kopi di point indomart, liat-liat plank yang sampai seberapa kali kalian lihat pun nggak akan hapal kan? Tapi sebenarnya semesta tahu, saya tidak akan ganti menu. dan mbak barista itu adalah bagian dari semesta, mata saya yang berkeliling di plank atas itu langsung terhenti ketika sapaan mbak barista itu agak beda siang itu. Bukan menanyakan mau pesan apa, tapi langsung bilang, seperti biasa kak?
Jyujyur jangyal. Karena salam pembukanya biasanya nggak gitu deh. Saya nggak siap donk, apa harus dipersiapkan. Ya!
Spontan saya bilang, "hah eh iya eh biasanya saya pesan apa mbak?"
"Palm latte sugar, upsize, normal sugar, normal ice" Mbak barista itu senyum.
Saya balas senyumnya, tapi pupil mata saya pasti membesar karena merasa bahagia diperhatikan sebegitunya.
Mbak barista melanjutkan, "Kak sayang kalo ga bikin member, kakak kan beli kopi hampir setiap hari lho"
Saya memang seriiiing sekali ditanya member. Tapi alasan utama saya adalah ::drumroll::, males usaha daftar, males dilabelin, kemalasan saya bisa sangat total pokoknya pada hal-hal tertentu.
Tapi karena mbak tadi sudah sangat ramah dan sampai ingat pesanan saya tanpa saya harus bilang. Kalo nantinya ketemu lagi kemudian saya tetep nggak bikin member kok saya nggak enak. Dih. Wkwkw. Asli nggak enak. Maka dikantor saya daftar member. 16 digit nomor KTP yang biasanya malas sekali diketik kali ini saya mau usaha sedikit deh. dan berhasil.
Besokannya masih dijam yg sama, tapi agak mendung, ngos-ngosan karena jalan kaki dari kantor ke Indomart, kali ini sebelum mbak barista itu bilang apa-apa saya udah pamer duluan. Saya punya member mbak. Saya dan dia tertawa bareng.
Tapi sedihnya, suatu siang saya nggak lagi menemukan dia di Indomart dekat kantor saya itu. Kata teman sesama baristanya dia dirolling ke Indomart lain? Dan kenapa hari ini saya cerita tentang point kopi adalah karena tadi siang saya agak gabut jadi muter-muter tak tentu arah, yang akhirnya memutuskan untuk beli kopi di suatu Indomart yang nggak kaya biasanya saya beli. Guess what? Saya ketemu mbak barista itu dan kita kaya orang yang udah kenal lama. Dia bilang, andaikan tahu nomor hp saya, dia akan ngabarin kalo di rolling. Saya dan dia bahkan janjian mau nongkrong berdua minggu depan. Duh gong banget ini sih.
0 komentar:
Posting Komentar