Senin, 16 Maret 2026

Kera



Pada zaman dahulu, hiduplah sebuah kota kecil di tepi laut. Kota itu dihuni oleh sebagian dari Bani Israil. Penduduknya banyak yang bekerja sebagai nelayan. Setiap hari mereka pergi ke laut menangkap ikan. Lautnya biru dan penuh ikan yang berenang berkilauan di bawah sinar matahari.

Suatu hari Allah memberi mereka sebuah aturan bahwa pada hari Sabat (hari Sabtu) adalah hari untuk beribadah dan beristirahat. Pada hari itu mereka tidak boleh menangkap ikan. Penduduk kota pun berkata, “Baik, kami akan menaati perintah Allah.”

Namun sesuatu yang aneh terjadi. Pada hari Sabtu, justru banyak sekali ikan muncul di dekat pantai. Ikan-ikan itu berenang dengan mudah ditangkap. Tetapi karena hari Sabtu, mereka tidak boleh mengambilnya. Beberapa nelayan mulai merasa gelisah. “Sayang sekali kalau ikan sebanyak ini dibiarkan pergi,” kata seorang nelayan.

Lalu mereka punya ide licik. “Bagaimana kalau kita membuat perangkap ikan pada hari Jumat? Jadi ketika hari Sabtu ikan masuk sendiri ke dalam perangkap. Nanti kita ambil hari Minggu!”

Sebagian orang mengingatkan mereka. “Jangan begitu. Itu tetap melanggar aturan Allah.” Tetapi ada yang tetap keras kepala. Mereka membuat parit dan perangkap di tepi laut. Benar saja, pada hari Sabtu ikan-ikan masuk ke dalam perangkap itu.

Mereka merasa sangat pintar. Namun Allah mengetahui semuanya. Karena mereka tetap membangkang dan menipu aturan, Allah memberi peringatan yang sangat keras, seperti yang disebut dalam Surah Al-Baqarah ayat 65
وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ الَّذِيْنَ اعْتَدَوْا مِنْكُمْ فِي السَّبْتِ فَقُلْنَا لَهُمْ كُوْنُوْا قِرَدَةً خَاسِـِٕيْنَ
"Dan sungguh, kamu telah mengetahui orang-orang yang melakukan pelanggaran di antara kamu pada hari Sabat, lalu Kami katakan kepada mereka, 'Jadilah kamu kera yang hina!'"
Sebagian dari mereka yang keras kepala diubah menjadi kera sebagai hukuman. Penduduk kota yang taat merasa sangat sedih. Mereka belajar bahwa tidak boleh bermain-main dengan perintah Allah. Sejak saat itu, kisah kota nelayan itu menjadi pelajaran bagi banyak orang.

Dengan berakhirnya kisah tentang kera, maka berakhir juga ya seri hewan yang disebut dalam alquran. 



-Saya pasti pulang-
Share:

0 komentar:

Posting Komentar