Sebelum bingung dengan post yang sebelumnya yaitu kaum saba, berikut ini adalah perbedaan antara kaum saba dan kaum tubba.
Kaum Tubba' adalah peradaban maju dari kerajaan Himyar di Yaman Selatan (sekitar 1000 tahun sebelum Nabi Muhammad SAW) yang dipimpin oleh raja-raja bergelar "Tubba'". Mereka dikenal kaya, memiliki bendungan besar (Ma'rib), dan pernah menganut Yahudi sebelum akhirnya ingkar dan dibinasakan oleh Allah, sebagaimana disebutkan dalam surat Ad-Dukhan dan Qaf.
Kaum Tubba' disebutkan dua kali, yaitu dalam Surat Ad-Dukhan ayat 37 dan Surat Qaf ayat 14, sebagai kaum yang mendustakan rasul-rasul sebelum akhirnya dibinasakan. Tubba' bukanlah satu orang, melainkan gelar untuk raja-raja dinasti Himyar di Yaman, serupa dengan istilah Firaun di Mesir atau Kisra di Persia
Salah satu rajanya yang terkenal adalah As'ad bin Kuraib bin Malikraba al-Yamani (Tubba' As'ad). Menurut sejarah, beliau adalah penganut agama Yahudi yang taat dan mengajak rakyatnya memeluk ajaran Musa sebelum kaum tersebut menyimpang. Raja Tubba' As'ad diketahui sebagai orang pertama yang menghias Ka'bah dengan kain panjang (kiswah) dan melakukan tawaf, setelah dinasihati oleh rabi Yahudi untuk tidak merobohkannya.
Menurut Republika Online, kaum Tubba' (terutama di masa raja yang beriman) sudah mengetahui tentang nabi akhir zaman (Ahmad) yang tertulis dalam kitab Taurat. Kaum Tubba' memiliki peradaban yang sangat maju dengan sistem irigasi, bendungan, dan mata uang sendiri. Setelah masa keimanan mereka berlalu, kaum ini menjadi musyrik dan menentang ajaran rasul, sehingga Allah membinasakan mereka.
Secara ringkas, kaum Tubba' digambarkan sebagai kaum yang awalnya berada di jalan yang benar (mengikuti ajaran Nabi Musa) namun kemudian ingkar, sehingga kisah mereka menjadi peringatan dalam Al-Qur'an.
-Saya pasti pulang-

0 komentar:
Posting Komentar