Betul, kau tak bisa kubawa mati
Maka mumpung aku hidup
Kau akan aku habis-habiskan
Mati-matian sampai mati
Hingga ketika kau meraba
Kau bingung mana peluh mana air mata
Harus lari atau tetap menikmati
Mengeluh atau melenguh
Bingunglah terus, cobalah sekuat tenaga
Bercitralah kau punya daya
Seolah menjadi pria yang paling dicinta
Aku hitung, Satu? Atau Dua wanita?
Terlalu sedikit, Tak seru
Sedang detak jantungmu itu tak bisa bohong
Suaranya jelas dan keras
Namaku, namaku, namaku
-Saya pasti pulang-
0 komentar:
Posting Komentar