Adik-adik tahu unta? Minimal pernah lihat gambarnya ya. Karena unta bukan hewan asli Indonesia maka kita agak susah untuk melihat unta secara langsung. Hewan yang menjadi simbol padang pasir ini disebutkan dalam alquran. Begini kisahnya.
Pada zaman dahulu, di sebuah negeri berbatu yang dihuni oleh Kaum Tsamud, hiduplah seorang nabi yang baik hati bernama Nabi Saleh. Kaum Tsamud sangat kuat. Mereka bisa memahat rumah-rumah indah di gunung. Adik-adik bisa melihat di google bagaimana peninggalan rumah-rumah mereka yang ternyata terbuat dari batu-batu dengan ukuran yang sangat besar. Dengan kelebihan dari Allah untuk membuat rumah yang semewah itu dengan batu, mereka tetap tidak mau menyembah Allah. Mereka menyembah berhala dan sering mengejek Nabi Saleh.
Suatu hari mereka berkata dengan sombong “Jika kamu benar-benar utusan Allah, keluarkanlah seekor unta besar dari batu besar itu!” Mereka menunjuk sebuah batu raksasa di tengah lembah. Mukjizat yang Menakjubkan! Nabi Saleh berdoa kepada Allah dan tiba-tiba batu besar itu retak, tanah bergetar, dan dari dalam batu keluarlah seekor unta betina yang sangat besar dan indah.
Semua orang terkejut. “Ini adalah Unta dari Allah,” kata Nabi Saleh dengan lembut. “Jangan ganggu unta ini. Biarkan dia minum dari mata air pada hari tertentu.”
Unta itu sangat istimewa. Ia berjalan dengan tenang di antara gunung-gunung, dan setiap orang yang melihatnya merasa kagum. Setiap pagi, unta itu berjalan menyusuri lembah. Ia minum dari mata air yang jernih. Ia berjalan di antara rumah-rumah batu dan anak-anak kecil sering melihatnya dengan takjub. Sebagian orang mulai percaya kepada Nabi Saleh. Tetapi sebagian lainnya masih keras kepala.
Orang-orang yang tidak percaya pada Allah, mereka berkata dengan marah “Unta ini membuat kita tidak bebas mengambil air!”. Beberapa orang jahat dari kaum Tsamud lalu membuat rencana. Mereka ingin menyakiti unta mukjizat itu. Padahal Nabi Saleh sudah memperingatkan “Jangan ganggu unta itu, atau azab Allah akan datang.” Namun mereka tetap melakukannya.
Setelah unta itu disakiti, Nabi Saleh berkata dengan sedih “Kalian hanya punya tiga hari sebelum azab Allah datang.” Sebagian orang yang beriman segera meninggalkan tempat itu bersama Nabi Saleh. Beberapa hari kemudian, Allah menurunkan azab kepada orang-orang yang jahat. Namun orang-orang yang beriman diselamatkan.
Adik-adik dapat melihat kisah ini di beberapa surat Al-Qur’an seperti Surah Al-A'raf, Surah Hud, dan Surah Ash-Shams.
-Saya pasti pulang-

0 komentar:
Posting Komentar