Senin, 23 Februari 2026

Februari - The Book of Ikigai Ken Mogi (Untuk Hidup Seimbang, Lebih Bahagia, dan Panjang Umur)

Hai, saya baru menyelesaikan membaca buku berjudul The Book Of Ikigai. The Book of Ikigai (juga diterbitkan dengan judul Awakening Your Ikigai atau The Little Book of Ikigai) karya Ken Mogi, seorang ilmuwan otak (brain scientist) asal Jepang, mengeksplorasi filosofi tradisional Jepang tentang menemukan alasan untuk bangun di pagi hari. Berbeda dengan diagram Venn populer yang sering mengaitkan Ikigai dengan karier dan uang, Ken Mogi menekankan bahwa Ikigai bisa ditemukan dalam hal-hal kecil di keseharian.

Buku ini terdiri dari 185 halaman dan 10 bab. Buku ini dibuka dengan catatan untuk pembaca yaitu lima pilar ikigai : Awali dengan hal kecil, bebaskan dirimu, Keselarasan dan kesinambungan, Kegembiraan dari hal kecil, Hadir ditempat dan waktu sekarang. 

Arti Ikigai sendiri adalah Secara harfiah, Ikigai (生き甲斐) berasal dari kata iki (hidup) dan gai (nilai atau alasan). Jadi, Ikigai adalah "alasan untuk hidup" atau alasan yang membuat seseorang bersemangat untuk bangun di pagi hari. Bab 2 akan membahas mengenai alasan anda bangun pagi. Apa alasannya? Bagi umat muslim kita sholat subuh ya? karena wajib? jika tidak wajib akankah kita tetap bangun pagi? Kalo saya, tetap akan bangun pagi. Pagi hari saya adalah penentu. Dan saya menjalaninya bertahun-tahun hingga dewasa tanpa pernah mengeluh. Bahkan saya dengan alarm pagi lebih dulu saya yang bangun. 

Ikigai hanya mengukuhkan intuisi yang telah kamu miliki, perubahan itu akan berlangsung perlahan dan kecil-kecilan, seperti kehidupan itu sendiri. Dan dari 10 bab saya dapat menyimpulkan bahwa ikigai adalah suatu kegiatan, keadaan, pengalaman yang kadang dianggap tidak penting bagi orang lain tapi membahagiakan bagi kita pribadi. Yang kita rela melakukannya tanpa berpikir bahwa ujungnya mengenai uang. Itu Ikigai, itu sumber kebahagiaan walaupun orang lain tidak paham dimana letaknya kebahagiaan yang kita anggap bahagia itu.

Gajian itu bahagia, dapat proyek diluar pekerjaan tetap juga saya bahagia, beli tas atau sepatu baru bahagia, tapi ini bahagia dengan level yang berbeda. Seperti saya bahagia ketika saya bisa menulis walaupun tidak selalu tulisan saya lolos editor, ketika saya bisa memotret sesuatu yang menurut saya "masuk kehati" tidak harus photo saya masuk ke galery seni, ketika saya melihat langit sore meskipun kadang hujan juga terasa indah, ketika saya main dengan kucing, ketika saya hanyut membaca buku sambil minum kopi. Kebahagiaan-kebahagiaan remeh yang ketika bicara dengan orang yang tidak terlalu dekat dan mengerti kebiasaan saya sehari-hari maka akan terasa seperti "pick me" sekali.

Hal-hal remeh yang menjadi dasar setiap saya bangun pagi. Karena hari ini saya akan melakukan hal-hal demikian itu, dengan suka rela, obat pertama sebelum minum obat yang beneran (jika sakit berlanjut). 

-Saya pasti pulang-
Share:

0 komentar:

Posting Komentar