Minggu, 19 April 2026

Apakah Aneh Jika Saya Tidak Suka Bola?

Apakah Aneh Jika Saya Tidak Suka Bola? Tidak aneh sama sekali. Minat pada olahraga adalah preferensi pribadi yang dibentuk oleh didikan, budaya, kepribadian, dan bagaimana kamu menghabiskan waktu luang. Jutaan orang menjalani kehidupan yang baik-baik saja, tetap penuh dan kaya secara sosial tanpa peduli dengan sepak bola.

Mengapa itu normal? 

Di banyak negara dan subkultur, sepak bola bukanlah hal utama. Ada aktivitas lain (musik, teknologi, seni, rekreasi luar ruangan) menempati ruang sosial dan emosional yang sama. Kemudian orang yang tumbuh di keluarga atau kelompok pertemanan yang tidak mengikuti sepak bola jarang mengembangkan keterikatan padanya. Dalam hal ini, hampir semua teman saya suka bola, begadang demi nonton bola, dan ketika pagi hari pembicaraannya adalah tentang bola yang sudah ditonton semalam dirumah masing-masing.

Beberapa orang lebih menyukai hobi yang menyendiri atau membutuhkan konsentrasi tinggi, yang lain lebih menyukai kegiatan fisik atau komunal tidak semua orang menganggap olahraga tim yang kompetitif menarik. Kegemaran sepak bola membutuhkan waktu dan investasi emosional jika kegiatan lain memberikan nilai lebih, sikap apatis adalah hal yang rasional.

Kenapa tiba-tiba saya kepikiran pertanyaan seperti pada judul? Sebenarnya tidak tiba-tiba, tapi kemarin-kemarin di tempat kerja, karena teman-teman membicarakan bola, saya jadi ingat masa SMP dan SMA saya dimana teman-teman saya heboh tentang score bola yang mereka tonton, kehebatan para pemain bola yang mereka sukai, tapi saya hanya diam, plonga plongo. Apakah saya pernah nonton bola? Pernah. Karena saya penasaran saya nonton bola dan nggak betah. Kemudian saya juga pernah nonton bola karena paksaan tiket gratisan sebagai pegawai umbies. Saya malah lebih excited sama langit sore yang ternyata bisa seindah itu terlihat dari bangku stadion. 

Apakah ada juga yang tidak suka sepak bola? Tidak menyukai sepak bola bukan berarti kekurangan. Itu hanya salah satu aspek budaya. Tidak usah takut dikucilkan. Wkwk.

Saya lebih suka proyek pemrograman akhir pekan dan olahraga individu. Berlari, berenang yang saya lakukan sendiri. Bukan nonton pertandingan dan tidak ikut pertandingan juga. 

Tapi sepertinya seseorang yang tumbuh di lingkungan di mana olahraga atau seni lain mendominasi kehidupan komunitas, seseorang yang mengikuti olahraga secara santai untuk acara-acara besar (Piala Dunia, Super Bowl) mungkin agak terheran dengan saya nggak suka sepak bola. Intinya, sikap acuh tak acuh terhadap sepak bola adalah hal biasa dan dapat diterima secara sosial. Hal itu mencerminkan selera pribadi, bukan kekurangan karakter. 

-Saya pasti pulang-
Share:

0 komentar:

Posting Komentar