Jumat, 27 Maret 2026

Serial Grimm

Semalam saya menyelesaikan nonton serial Grimm. Ada 6 Sesion dan tiap sesionnya sekitar 20 episode. Mantab kali wak. Saya menyelesaikan nonton 6 musim itu sekitar 3 bulanan. Terutama ketika bulan puasa dan libur sabtu minggu, ngebut udah pokoknya. Bukan karena ingin segera selesai, tapi karena ceritanya ringan dan bagus. 

Serial ini menceritakan tentang detektif Nicholas Burkhardt (diperankan oleh David Giuntoli), yang menemukan bahwa dirinya adalah seorang Grimm, generasi terbaru dari para penjaga yang bersumpah untuk menjaga keseimbangan antara umat manusia dan makhluk mitologis, yang dikenal sebagai Wesen. Jadi disamping ada penyelidikan-penyelidikan yang seru, serial ini berujung pada 1 inti cerita yang saling terkait antar episode.


Apakah seru? Iya ini seru. 
Apakah berat? Tidak, ini ringan. 




-Saya pasti pulang-
Share:

PageSpeed Insights #1 Pengertian

Ketika kita berselancar didunia maya, mencari informasi, apakah kamu tahu kenapa suatu website muncul pada rangking 1 pencarian sedangkan website yang lain tidak, atau ada website yang selalu berada di halaman pertama pencarian sedangkan website dengan isi yang sama persis tidak? Selain keywordnya nyambung dengan suatu konten pada website tersebut, kecepatan halaman website tersebut ketika dibuka juga menentukan apakah website tersebut layak berada di halaman 1 pada search engine atau tidak. 

Kecepatan website sendiri sangat dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu kualitas server hosting, ukuran file (gambar/video), penggunaan Content Delivery Network (CDN), dan optimasi kode (CSS/JS). Faktor lain meliputi caching, kompresi (GZIP/Brotli), jumlah plugin pada website tersebut, dan lokasi server terhadap pengguna. Server cepat, file ringan, dan CDN membuat website lebih responsif. Ayo kita bahas satu per satu.

  1. Jenis hosting yang kamu pakai apakah Shared, Cloud, VPS dan performanya berdampak langsung pada kecepatan website ketika dibuka.
  2. Semakin jauh lokasi server dari pengguna, semakin lama waktu yang dibutuhkan data untuk sampai (latensi tinggi). Maka pakai hosting yang servernya lokal saja. Sudah sejak lama saya selalu pakai hosting lokal. Sekarang mereka oke banget kok dalam hal pelayanan dan kecepatan. 
  3. Kemudian jika website kamu berisi gambar beresolusi tinggi atau file media yang tidak dikompresi itu tentu membuat loading halaman lama
  4. CDN atau Content Delivery Network yaitu jaringan server terdistribusi secara geografis yang bertujuan mempercepat pengiriman konten website (seperti gambar, video, CSS, JS) kepada pengguna. Dengan menyimpan salinan data di server tepi (edge server) terdekat, CDN mengurangi latensi, meningkatkan kecepatan loading, serta mengurangi beban server utama (origin)
  5. Kode CSS,JS, ataupun HTML yang berantakan atau berukuran besar memperlambat rendering halaman di browser.
  6. Jika kamu pakai wordpress atau blogspot seperti saya, terlalu banyak atau plugin yang tidak efisien akan membebani kinerja server
  7. Selanjutnya Penggunaan cache menyimpan versi statis halaman, mengurangi beban kerja server untuk memproses ulang permintaan
  8. Mengaktifkan kompresi mengurangi ukuran data yang dikirim dari server ke browser

Nah, jika teman blogger ingin mengetahui kecepatan website kita, sekarang Google telah menyediakan tools yang dapat digunakan oleh para developer, untuk optimasi kecepatan website. Nama dari tools ini adalah Google PageSpeed Insight. Lalu, apa itu Google PageSpeed Insight dan bagaimana cara menggunakannya? Cek di postingan berikutnya ya. 


-Saya pasti pulang-
Share:

Kamis, 26 Maret 2026

Membuat QR Code di Microsoft Word

Hi! Ayo main lagi. Kita mau bikin qrcode nih di word. Tapi bukan qrcode dari jenis font ya.Ini beneran QR Code yang kalo kita scan dia kebaca pesannya. Ini berguna buat kamu yang punya kafe barangkali mau dipajang qrcode menu. Caranya sangat gampang.

1. Tentu kamu buka microsoft word ya
2. Tekan Ctrl + F9 - Akan muncul { }
3. Ketik DisplayBarcode diantara kurung tersebut

Aku jelaskan per code ya.
  • Kurung kurawal adalah sebagai penanda awal dan akhir dari kode
  • DisplayBarcode ini adalah kode wajib
  • ScanDuluBarCodeIniBoy adalah text yang akan ditampilkan jika qrcode kamu nantinya discan orang. Catatan : Text ini harus nyambung. 
  • QR adalah kode wajib
4. Tetap masukkan kursor didalam kode itu kemudian klik kanan - Pilih Toggle Fields Code


5. Kalo langkah-langkah kamu bener, kamu akan mendapatkan Qrcode cantik paripurna tinggal pasang kayak qrcode dibawah ini. Scan dong. 


-Saya pasti pulang-

Share:

Crawling Web #4 Halaman Dengan Pengalihan

Ini adalah versi yang keempat dari seri crawling web, mengatasi halaman dengan pengalihan. Untuk yang 1, 2 dan 3 sudah aku sematkan alamatnya dibawah ya. 


Teman-teman blogger harus tahu bahwa url di blogspot ada yang mengandung parameter ?m=1 atau ?m=0 yang muncul ketika blog kita diakses melalui device mobile maupun komputer. Parameter ?m=1 digunakan untuk menunjukkan bahwa blog sedang diakses melalui dengan device mobile sementara ?m=0 digunakan untuk tampilan blog desktop. Hal ini secara otomatis membantu blog tampil sesuai dengan versi yang diinginkan, yang paling nyaman ukurannya dengan device mobile ataupun melalui desktop. Namun ada alasan kenapa parameter ini perlu dihapus.

Saya juga bingung, tapi pada proses web crawling, parameter ini bisa jadi dianggap sebagai duplikasi, dan kesalahan pada pengkodingan tema. Sehingga pengujung akan diberikan notifikasi phising. Padahal mah cuma karena adanya parameter ini doank.

Nah gimana cara menghilangkan parameter itu diblog? 

1. Langsung saja ke menu Tema - Sesuaikan - Edit HTML. Masukan kursor ke kode - Klik ctrl+f - ketik <head>. Kalo sudah ketemu copy paste script dibawah.
<scripttype="text/javascript"> if (window.location.href.indexOf('?m=1') > -1 || window.location.href.indexOf('?m=0') > -1) { window.location.href= window.location.href.split('?')[0]; } 
</script>
atau 
 <script>
    if (window.location.href.indexOf(&#39;?m=1&#39;) &gt; -1 || window.location.href.indexOf(&#39;?m=0&#39;) &gt; -1) {
        window.location.href= window.location.href.split(&#39;?&#39;)[0];
    }
</script>
Script di atas ini gunanya mendeteksi kode parameter ?m=1 atau ?m=0 dalam url situs kamu dan secara otomatis akan menghapusnya.

2. Masukan Script Redirect pada Server
Terus gimana kalo kamu pakai hosting mandiri? Atau misal pakai framework sendiri? Kamu bisa mengunakan pengaturan redirect untuk memastikan bahwa url tersebut tetap berjalan dengan baik, berikut penjelasan singkatnya. 

Tambahkan script pengaturan berikut pada file .htaccess:
RewriteEngineOn
RewriteCond%{QUERY_STRING}^m=1$ [OR]
RewriteCond%{QUERY_STRING}^m=0$
RewriteRule^(.*)$/$1? [R=301,L]
Aturan yang ditambahkan ke file .htaccess tersebut akan bermaksud untuk memastikan bahwa semua permintaan url dengan ?m=1 atau ?m=0 diarahkan ulang ke url tanpa parameter tersebut.

3. Test apakah script diatas berjalan
Setelah kamu menambahkan ini dan itu pada point nomor 1 atau nomor 2, silahkan uji coba apakah berjalan sebagaimana yang kita inginkan?  Coba akses url dengan parameter https://septinarizki.blogspot.com/?m=1 atau https://septinarizki.blogspot.com/?m=0 Jika blog masih dapat berjalan dengan normal baik kecepatan maupun tampilannya. Sudah dapat dipastikan masalah pada web crawling selesai. 

Dengan selesainya post tentang web crawling keempat ini, berakhir juga tulisan saya mengenai tema ini ya. Semoga teman blogger bisa mendapat jalan keluar yang baik dengan adanya web crawling yang dilakukan oleh bot para seach engine ini. 




-Saya pasti pulang-
Share:

Crawling Web #3 Halaman Alternatif Dengan Tag Kanonis Yang Tepat

Ini adalah crawling web bagian ke tiga yaitu solusi halaman alternatif dengan tag kanonis yang tepat. Yang bagian pertama dan kedua ada dibawah ini ya.


Pengertian dari tag Kanonis (rel="canonical") adalah kode HTML di bagian <head> situs web yang memberi tahu mesin pencari (seperti contohnya Google) versi URL utama mana yang harus diindeks dan ditampilkan dalam hasil pencarian. Tujuannya adalah Ini mencegah masalah konten duplikat ketika satu konten dapat diakses melalui beberapa URL.

Langsung saja contohnya biar cepet paham. Pada blog saya sebenarnya ada beberapa alamat yang bisa diakses padahal akan menuju halaman yang sama. Kalian bisa mengakses dengan :
  • https://septinarizki.blogspot.com
  • http://septinarizki.blogspot.com
  • www.septinarizki.blogspot.com
dan versi lainnya. Tapi, itu semua akan mengarah pada satu halaman yang sama yaitu home. Crawling web akan menemukan itu sebagai duplikat halaman karena isinya sama persis (doi nggak tahu, bukan isinya yang sama tapi memang halaman yang sama).

Lalu bagaimana solusinya? Ikuti langkah-langkah ini dengan santai, jangan tergesa-gesa. Kalo nggak nemu jangan langsung emosi. Komen aja. Disclaimer : Saya pakai blogspot, kalo kalian pakai wordpress caranya hampir sama. Tapi kalo kalian membangun website sendiri, intinya cari dimana koding pengaturan header itu berada. Biasanya ditandai dengan <head>.

1. Masuk ke blogspot, kemudian pilih menu tema. Kalian bisa memilih cadangkan jika tidak terlalu yakin akan menempelkan kode ini. Oke pilih Edit HTML.


2. Masukan kursor ke koding, kemudian ctrl + f, ketik <head> - enter


3. Pilih salah satu dari kode dibawah ini. Dan paste tepat dibawah <head>

<link rel="canonical" href="https:septinarizki.blogspot.com" />
<link href='https://septinarizki.blogspot.com/' rel='canonical'/>

Ganti alamat website dengan alamat website kamu. Kemudian simpan. Tombol simpan ada di kanan atas.

4. Uji URL aktif. Masuk google console - pilih inspeksi URL. Masukan alamat website kamu. Tunggu sebentar. Hasilnya ujinya tidak dapat ditemukan? Jangan panik. 

5. Pada kanan atas ada tombol UJI URL. Klik aja. Tunggu beberapa saat. 



Jika langkah-langkah kamu sudah benar. Harusnya akan tampil seperti gambar dibawah ini.



Nanti kita lanjut lagi caranya menyelesaikan halaman dengan pengalihan di post yang berbeda. Oki, sarapan dulu. Dadaah.





-Saya pasti pulang-
Share:

Selasa, 24 Maret 2026

Kopi Candu - Pekalongan


Karena ada project dengan teman yang tinggal di Batang, dan kita juga sudah terlalu banyak komunikasi lewat online, maka dalam rangka idul fitri, kita sepakat kopi darat (jadul kali istilahnya) buat presentasi progres project dan tempat ketemunya biar adil ditengah-tengah antara tempat dia dan tempat aku. Yes, Pekalongan. Tepatnya di Kopi Candu - Pekalongan.

Ini pertama kali saya kesini. Alamatnya ada di Jalan Cempaka No.72-74, Poncol, Kec. Pekalongan Tim., Kota Pekalongan, Jawa Tengah 51122. Mulai dari tampilan depan ya, tempatnya agak nggak kelihatan. Begitu masuk, tempat parkirnya luas, abang parkirnya oke banget markirinnya. Kamar mandi modern. Ada tempat photobooth (bayar terpisah). 

Seperti kebanyakan kafe jaman sekarang, kafe ini didesain dengan tema industrial minimalis. Kursinya nyaman. Tempatnya nyaman. Ada area indoor dengan full jendela yang bisa melihat bagian luar dimana terdapat area outdoor. Menunya? Buat minuman ada kopi dan non kopi. Mungkin karena saya pesan Harlan Coffee yang kalo dicicip sepertinya terbuat dari Espresso with heavy cream, jadi agak kurang kerasa kopinya. Mungkin espressonya bisa minta tambahan shot buat yang addict. Buat menu makanannya oke banget, mulai dari nasi, pasta, mie, roti ada! 

Karena lokasinya strategis, jadi bagi saya yang nggak begitu paham arah dan tujuan, gampang aja nemuinnya. Saya datang pagi, jadi tempat pada saat itu masih sepi. Oke banget buat kerja. Tapi siangan dikit, alamak ramenya. Dan karena tempatnya agak sempit, maka agak kurang nyaman, JIKA pengunjungnya ramai. 


-Saya pasti pulang-
Share:

Kenapa Kita Nggak Apa Adanya Saja

Sebuah chat masuk : "Gimana caranya biar kalo lihat akun medsos doi nggak ketahuan?". Aku bilang nggak tahu, karena kenyataannya nggak tahu. Sumpah deh. Selain Nggak ngikutin perkembangan media sosial saat ini, masa-masa saya dimana saya ingin melihat akun seseorang tanpa ketahuan seseorang tersebut bahwa saya ingin tahu kabar dia lewat akun media sosial orang tersebut sudah lewat. 

Saya memang menghilangkan centang biru whatsap saya, tapi alasannya bukan ingin melihat status orang tanpa ketahuan bahwa saya ingin lihat status orang tersebut. Wkwk. Duh bahasanya jadi lucu. Tapi karena pekerjaan. Saya seorang IT, pekerjaan saya teknis sekali. Ketika ada error, chat masuk udah ngalahin voting KDI jaman Nassar menang. Satu dua chat saya baca kemudian saya perbaiki, dalam proses memperbaiki itu, saya akan terganggu jika orang yang chat tersebut chat terus menerus. Sedangkan jika dibalas, saya bukan orang yang bisa multitasking, konsentrasi saya pecah, saya akan mulai emosi dan pergi beli kopi dan nggak kembali. Duh.

Oke balik lagi. Bisa nggak sih kita jadi manusia yang apa adanya aja. Pas mau ganti photo profil ya ganti aja. Nggak usah mikir nggak pake photo profil biar misterius. Mau hapus ya hapus aja photo profilnya nggak usah mikir "duh jangan-jangan dikira banyak masalah". Atau Ketika dichat orang, nggak usah kaya ah balasnya nanti biar doi mikir kita sibuk. Ah lihat chatnya nanti aja biar nggak kelihatan kegirangan banget. Ah dibalas sekarang karena itu atasan biar dipikir selalu ada, workholic, etc. Kenapa harus ada perbedaan perlakuan. Kenapa harus disetting banget. Kenapa kita nggak mau ketahuan kalo kita memang ingin melihat kabar orang itu lewat media sosialnya? Ya udah kalo nggak mau lihat ya jangan nyari tahu. Kenapa capek. 

Pas teman lama bilang "hai" terus kamu excited yang udah excited aja, itu dophamin nikmatin aja. Pas ada teman yang sok "laku" sampai nggak mau lagi main bareng, ya udah sedih aja, nggak usah langsung berubah jadi godzilla yang ngajak perang ultraman. Pas diajak ngopi mau ya bilang mau. Orang lain ga mau ya udah ga usah marah. Lakuin sendiri kalo emang mau. Ga bisa sendiri ya ngajakin yg mau. Ga usah maksa sama satu orang yang tadi nolak. Kenapa Capek. 

Hidup dewasa aku rasa menyenangkan kok. Sekarang aku punya uang sendiri, bisa beli barbie tiap bulan tanpa ijin ibuk. Sekarang aku bisa memutuskan kapan makan mie instan, nggak perlu takut menyalahi aturan bapak yang hanya boleh makan mie instan sebulan sekali. Mau dandan total kaya barongsai ya nggak ada guru yang bakal manggil ke BK. Mau pakai kaos sama kolor ala gembel beli galon ya nggak apa-apa, nggak lagi kepengen diterima karena kelihatan cantik dari lahir padahal sejak lahir emang nggak pernah cantik

Pertanyaan temanku diatas itu jadi renunganku sore ini, setiap orang memang ada masanya. Masa untuk aku melakukan itu sudah selesai puluhan tahun lalu dan lebih damai dengan ada menu blokir disemua aplikasi yang aku gunakan. Jangan ribet-ribet, biar PR memfilter pertemanan itu lebih gampang. Ga semua harus berteman kok. Nggak mau berteman ditempat kerja, cuma butuh pas kerjanya doank. Ya udah emang udah tupoksi. Udah digaji. Ya udah dikerjain aja walau yg minta pribadinya nyebelin macam downlinenya sengkuni. Ga usah pake kerjaannya dilama-lamain. Atau sengaja dibikin nggak sempurna biar doi lebih sengsara.

Mau online media sosial tapi cuma mau scroll-scroll doank tanpa balas chat temen, ya udah do it! Udah bosen? Ya udah bilang bosen aja. Nggak usah jadi chatnya "Y" atau "Ok" atau jadi disingkat-singkatin kaya jaman majapahit yang jumlah karakternya dibatasin cuma 255 biji. Mau pasang photo lagi joged hula-hula ya pasang aja. Mau jadi tim SAR yang angkat telephone doi dengan kecepatan cahaya ya udah angkat aja. Masih mau lihat kabarnya ya lihat aja. Masih mau tahu kabarnya ya udah nanya aja. Masih mau tapi doi udah nggak mau ya santet tetep pakai akal sehat aja.  Nggak usah sembarang pengen lihat postingan doi dimedia sosial tapi nggak mau ketahuan. Kenapa capek? Kenapa ribet? Udahlah kita udah dewasa. Yang apa adanya aja. 


-Saya pasti pulang-
Share: