Bermula dari perasaan lapar akan bacaan yang bagus. Yang sepertinya buku "genre" saya dari penulis Indonesia sudah habis saya lahap. Kemudian coba beli buku dari penulis baru dari penerbit yang baru saya tahu belakangan bahwa itu adalah penerbit mandiri yang artinya peran editor dan penyunting karya sangat sedikit (dan pasti terbit). Ada 2 buku yang saya beli dan saya kecewa dengan isinya. Akhirnya kekecewaan itu membuat saya browsing buku-buku lain yang saya sempat mikir dulu untuk beli karena sebagian bukunya belum di sadur dalam bahasa Indonesia. Tapi masa saya nyerah hanya karena bahasa? Bahasa kalbu saja saya jabanin. Orang normal kemudian menjadi bisu didepan saya saja masih saya temenin. Ya kali cuma bahasa inggris setebal 350 halaman nggak bisa saya taklukan.
Agatha Christie, yang dijuluki sebagai "Queen of Crime," merupakan penulis fiksi detektif paling produktif dan terlaris sepanjang masa dengan karya-karya yang telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 100 bahasa. Lahir dengan nama Agatha Mary Clarissa Miller pada 15 September 1890 di Torquay, Inggris, ia tumbuh dalam keluarga kelas menengah ke atas dan menjalani pendidikan mandiri di rumah yang memungkinkannya mengembangkan imajinasi yang sangat liar sejak usia dini.
Karier menulisnya dimulai dari sebuah tantangan dari saudara perempuannya, yang kemudian melahirkan novel pertamanya, The Mysterious Affair at Styles (1920), yang juga memperkenalkan karakter detektif legendaris asal Belgia, Hercule Poirot. Selama masa Perang Dunia I, Agatha bekerja sebagai apoteker, sebuah pengalaman krusial yang memberinya pengetahuan mendalam mengenai berbagai jenis racun, yang kemudian menjadi metode pembunuhan favorit dalam banyak plot ceritanya yang rumit. Selain Poirot, ia juga menciptakan karakter Miss Jane Marple, seorang wanita tua yang tajam dan intuitif, yang menjadi representasi kecerdasan pengamatan sosial di lingkungan pedesaan Inggris.
Kehidupan pribadi Agatha tidak kalah misterius dari novel-novelnya, terutama peristiwa menghilangnya beliau secara misterius selama sebelas hari pada tahun 1926 yang memicu pencarian besar-besaran di seluruh Inggris, sebuah insiden yang konon dipicu oleh kesedihan atas kematian ibunya dan keretakan pernikahannya dengan suami pertamanya, Archibald Christie. Namun, ia kemudian menemukan kebahagiaan baru setelah menikah dengan arkeolog Max Mallowan, di mana ia sering mendampingi suaminya dalam ekspedisi ke Timur Tengah.
Pengalaman di situs-situs arkeologi ini menginspirasi karya-karya ikonik lainnya seperti Murder on the Orient Express dan Death on the Nile. Sepanjang hidupnya, Agatha menulis 66 novel detektif dan 14 kumpulan cerita pendek, serta memegang rekor untuk drama panggung dengan durasi tayang terlama di dunia, The Mousetrap. Atas kontribusinya yang luar biasa terhadap sastra, ia dianugerahi gelar Dame Commander of the Order of the British Empire (DBE) pada tahun 1971, sebelum akhirnya wafat dengan tenang pada 12 Januari 1976, meninggalkan warisan intelektual berupa teknik plot "whodunnit" yang hingga kini tetap menjadi standar emas dalam genre misteri.
- The Mysterious Affair at Styles (1920) – Penampilan perdana Hercule Poirot.
- The Secret Adversary (1922) – Penampilan perdana Tommy dan Tuppence.
- The Murder on the Links (1923).
- The Man in the Brown Suit (1924)
- Poirot Investigates (1924) – Kumpulan cerita pendek.
- The Secret of Chimneys (1925).
- The Murder of Roger Ackroyd (1926) – Novel yang melambungkan namanya karena twist yang kontroversial.
- The Big Four (1927).
- The Mystery of the Blue Train (1928).
- The Seven Dials Mystery (1929).
- Partners in Crime (1929) – Cerita pendek.
- The Murder at the Vicarage (1930) – Penampilan perdana Miss Marple.
- The Sittaford Mystery (1931).
- Peril at End House (1932).
- Lord Edgware Dies (1933).
- Murder on the Orient Express (1934) – Salah satu karyanya yang paling ikonik.
- The ABC Murders (1936).
- Cards on the Table (1936).
- Death on the Nile (1937).
- Appointment with Death (1938).
- Hercule Poirot's Christmas (1938).
- And Then There Were None (1939) – Novel misteri terlaris sepanjang masa.
- Evil Under the Sun (1941).
- The Body in the Library (1942).
- Five Little Pigs (1942).
- Death Comes as the End (1944) – Berlatar di Mesir Kuno.
- Sparkling Cyanide (1945).
- The Hollow (1946).
- Crooked House (1949) – Salah satu favorit pribadi Agatha Christie.
- A Murder is Announced (1950).
- Mrs. McGinty's Dead (1952).
- A Pocket Full of Rye (1953).
- 4.50 from Paddington (1957).
- The Pale Horse (1961).
- The Mirror Crack'd from Side to Side (1962).
- A Caribbean Mystery (1964).
- At Bertram's Hotel (1965).
- Endless Night (1967).
- Hallowe'en Party (1969).
- Passenger to Frankfurt (1970).
- Nemesis (1971).
- Elephants Can Remember (1972).
- Postern of Fate (1973) – Novel terakhir yang ia tulis.
- Curtain: Poirot's Last Case (1975) – Kasus terakhir Poirot (ditulis pada 1940-an tapi disimpan untuk diterbitkan menjelang kematiannya).
- Sleeping Murder (1976) – Kasus terakhir Miss Marple (diterbitkan secara anumerta).

