Surat ke 3 ini yaitu surat yasin memiliki banyak keistimewaan sampai dijuluki sebagai Jantung Al-Qur'an atau Qalb-ul-Qur'an. Surat Yasin disebut jantung Al-Qur'an (Qalbul Qur'an) karena memuat inti ajaran Islam yang komprehensif, yaitu keesaan Allah (tauhid), risalah kenabian, serta kepastian hari kiamat dan kebangkitan. Membaca surat yasin diyakini mendatangkan ampunan dosa, pahalanya ketika membaca setara sepuluh kali khatam Al-Qur'an, memudahkan urusan dan hajat, meringankan sakaratul maut, serta memberi ketenangan hati dan perlindungan.
Dan berikut adalah beberapa hadits tentang keutamaan Surat Yasin :
1. Jantung Al-Qur'an dan Pahala 10 Kali Lipat
إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ قَلْبًا وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس، وَمَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍ "Sesungguhnya setiap sesuatu memiliki hati, dan hatinya Al-Qur'an adalah surah Yasin. Barangsiapa membaca surah Yasin, maka Allah akan mencatat baginya (pahala) seperti membaca seluruh Al-Qur'an sepuluh kali atas bacaannya" [H.R. at-Tirmidzi No. 2812].
2. Diampuni Dosa
مَنْ قَرَأَ يس فِي لَيْلَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ غُفِرَ لَهُ."Barangsiapa membaca Yasin pada malam hari dengan mengharap ridho Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya." (HR. Ath-Thabrani dan Al-Bayhaqi, dari Abu Hurairah).
3. Dimudahkan Urusan (Pagi/Malam)
4.Meringankan Sakaratul Mautمَنْ قَرَأَ يس فِي صَدْرِ النَّهَارِ قُضِيَتْ حَوَائِجُهُBarangsiapa yang membaca surat Yasin di awal pagi (siang hari), niscaya terpenuhi semua kebutuhannya/dimudahkan urusannya hingga sore (HR. Ad-Darimi, al-Baihaqi, dan Ibnu Sunni)
اقْرَءُوا يس عَلَى مَوْتَاكُمْArtinya: "Bacalah surat Yasin di samping saudaramu yang sedang sekarat (sakaratul maut)." (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad).
"مَنْ قَرَأَ يس وَالصَّافَّاتِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَعْطَاهُ اللَّهُ سُؤْلَهُ""Barang siapa membaca surat Yasin dan Al-Shaffat di malam Jumat, Allah mengabulkan permintaannya." (HR. Abu Daud dari al-Habr)
Apakah ada kisah yang terdapat dalam surat yasin? ya ada. Dalam Surat Yasin terdapat kisah yang sangat terkenal, yaitu Kisah Ashabul Qaryah (Penduduk Sebuah Negeri) yang terdapat pada ayat 13-29. Kisah ini menceritakan tentang utusan-utusan Allah yang mendatangi suatu kaum untuk berdakwah, namun penduduknya mendustakan dan menolak mereka.
Allah mengutus dua orang utusan, yang kemudian diperkuat oleh utusan ketiga untuk berdakwah di sebuah negeri (sering dikaitkan dengan Anthakiah). Penduduk negeri tersebut keras kepala, menolak ajaran keesaan Allah, bahkan mengancam para utusan. Seorang lelaki datang dari ujung kota untuk membela para utusan dan beriman. Lelaki ini (dikenal sebagai Habib An-Najjar) akhirnya dibunuh oleh kaumnya namun langsung mendapat balasan surga. Akibat kekufuran mereka, Allah menghukum penduduk negeri tersebut dengan satu suara keras (teriakan), sehingga mereka langsung binasa. Kisah ini disampaikan sebagai perumpamaan dan pelajaran tentang pertentangan antara kebenaran dan kebatilan, serta balasan bagi orang yang menentang utusan Allah
-Saya pasti pulang-
0 komentar:
Posting Komentar