Hai, apa kabar? Setelah hampir sebulan, siang malam hanya melihat halaman visual studio code yang isinya 404, keluar rumah dalam keadaan mata yang jadi agak juling, hari ini rasanya senang sekali pagi-pagi main badmintont pakai kolor kesayangan yang udah buluk, bisa makan tahu isi dan sambal kecap sembari nonton nadia omara, namatin A Bo na fide killer sembari nerusin nonton serial walking death. Nikmat mana yang kau dustakan?
Ngomong-ngomong tentang nikmat yang aku dustakan. Agaknya beberapa bulan sebelum bulan ini, banyak sekali. Setelah aku hanya punya waktu untuk satu hal saja, nikmat-nikmat yang aku dustakan itu baru terasa. Seperti hal paling remeh misalnya celana kolor buluk kesayangan. Bagaimanapun harus aku masukan dalam daftar nikmat Allah. Dengan celana kolor itu, aku leluasa duduk, nangkring, jongkok, berdiri, dari ngoding tiba-tiba bangun buat dumbell farmers walk saat aku buntu dengan 404. Coba bayangkan aku pakai rok span.
Hai, apa kabar? Kalian tahu, sebulan sebelum bulan ini, saya membuka hati, hidup, pikiran saya untuk orang disekitar saya selebar-lebarnya. Hal yang tidak pernah terpikir untuk melakukannya karena.. karena apa ya? Ya karena saya memang agak sedikit terancam jika terlalu dekat dengan orang lain. Wkwkw. Tapi bulan itu full saya ikut banyak sekali kegiatan. Saya ikut olahraga berkelompok (selama ini saya olahraga sendiri), saya berbincang dengan orang asing, saya bekerja dengan orang baru, saya menerima telpon dari orang yang butuh dukungan dalam hal pekerjaan (biasanya saya hanya menerima chat), saya ikut teman saya makan-makanan yang biasanya tidak saya makan (duren). Biar apa? Saya ingin melihat warna lain dalam hidup sebelum saya mati. Hanya itu. Dan apa? Beberapa saya bisa teruskan, beberapa tidak. Dan ternyata tidak terlalu menakutkan. Saya hanya terlalu rapat menutup pintu. Mereka mengira pintu itu gerbang menuju lab kimia yang salah sentuh dikit meledak. Tapi kalo duren saya tetap nggak bisa. Hahaha.
Hai, apa kabar? Pernah kepikiran buat beres-beres gallery photo? beres-beres kontak? beres-beres isi lemari baju? Kalo isi lemari baju sering ya. Karena dari 2023 aku sudah menganut aliran minimalis dimana aku memang tidak banyak punya barang hanya untuk terlihat update (disamping hemat juga), maka memang tidak banyak isi lemari yang ada dirumahku. Satu masuk, satu keluar. Beres-beres gallery photo, beres-beres desktop laptop, beres-beres media sosial? Owgh ya sering sekali. Tapi beres-beres kontak? Baru sempet tadi pagi. Dan rasanya melegakan. Banyak kontak yang saya sendiri lupa siapa, seperti orang-orang yang buka jastip kopi, ojol, dan semacamnya. Rasanya ringan, nggak cuma hpnya, tapi juga hatinya. Ihi.
Dan ya akhirnya, saya juga beres-beres postingan saya di blog ini. Tidak saya hapus karena sayang. Tapi dibaca lagi oleh saya yang pernah mengalami pasang surut dan semuanya saya tulis di blog ini, rasanya kok wagu. Wkwkw. Apalagi membayangkan dibaca orang. Lebih wagu lagi. Jadi saya memutuskan untuk membereskan postingan-postingan yang sudah lalu. Kemudian membuka lembaran baru? TIDAK. Semakin saya bertambah umur, saya tidak suka hal-hal semacam membuka lembaran baru. Saya hari ini adalah gabungan dari hal benar dan hal salah yang saya putuskan di masa lalu. Saya sangat bangga melihat diri saya yang sekarang. Sangat kenal dengan diri saya sendiri. Tahu benar harus kemana. Tahu mana yang harus dilakukan. Tahu apa yang harus dihentikan. Maka saya memutuskan mencintai diri saya sebenar-benarnya, seutuh-utuhnya, seadanya. Lebih dulu. Ketimbang orang lain. Siapapun itu.
Jadi, Hai, apa kabar? Saya sangat baik, tenang dan konsentrasi penuh pada hal-hal baik saat ini. Kelak jika hidup saya kembali tidak baik-baik, itu wajar. Nanti juga baik lagi. :D
0 komentar:
Posting Komentar